Jangan Gagal Lagi Proyek Persawahan

Selasa, 18 Januari 2011 - 23:57:26 WIB
Share Tweet Google +

PELALAWAN [MTC] - Menindaklanjuti adanya beberapa proyek fisik yang gagal di tahun 2010 yang lalu, sepertinya contohnya proyek mencetak sawah oleh Dinas Pertanian Pelalawan di Kecamatan Bandar Petalangan, maka diharapkan di tahun 2011 ini tidak terjadi lagi proyek-proyek fisik yang telah dianggarkan menemui kegagalan dengan berbagai alasan. Demikian penegasan ini disampaikan oleh Ketua Fraksi PAN DPRD Pelalawan, Nazaruddin Arnazh, pada wartawan di Pangkalan Kerinci, Selasa (18/1). Menurutnya, apalagi bila ada proyek fisik yang gagal selalu saja 'faktor alam' menjadi kambing hitamnya. "Ke depan, kita harapkan pengalaman yang tak bagus terkait tak selesainya beberapa proyek fisik di daerah ini tak terulang lagi apalagi dengan alasan-alasan yang klasik," tandasnya. Nazaruddin mengatakan bahwa selama ini jika ada proyek yang belum selesai pengerjaannya di akhir tahun anggaran, selalu saja faktor alam atau cuaca menjadi alasan. Jadi seolah-olah faktor alam atau cuaca seperti banjir, misalnya, menjadi pembenaran atas ketidakmampuan satker menyelesaikan kegiatan fisik itu. "Kita inginkan hal ini tak terulang lagi, karena jangan sampai faktor alam atau cuaca menjadi suatu alasan yang dibenarkan atas ketidakmampuan satker dalam menyelesaikan kegiatan fisik," ujarnya. Pasalnya, sambungnya, jika alasan yang dibenarkan selalu saja mengenai faktor alam atau cuaca seperti banjir misalnya, maka semestinya Satker dapat memprediksi musim hujan yang mendatangkan banjir itu pada waktu dan bulan kapan. "Kita juga kan dapat melihat titik-titik banjir itu ada dimana saja, karena memang untuk masalah banjir hal ini suudah mejadi langganan kita tiap tahunya. Artinya, kita hanya perlu menyiasati saja jika kegiatan fisik yang diagendakan berada di area yang rawan banjir," bebernya. Soalnya, lanjutnya, pelaksanaan kegiatan itu dilakukan sebelum atau sesudah bulan yang diprediksi banjir itu. Sehingga kejelian dalam mensiasati waktu itu atau musim ini bisa menjadi ukuran terhadap kemampuan satker itu sendiri. "Karena selama ini kita selalu mendengar jika ada kegiatan fisik yang tidak selesai maka alasannya selalu dikaitkan dengan banjir lah, jalanan becek lah dan berbagai alasan lainnya," katanya. Ditambahkannya, padahal dibandingkan daerah-daerah lain, cuaca dan alam di kabupaten Pelalawan ini cukup bersahabat. Soalnya, selama ini di daerah ini jauh dari bencana gempa, longsor, banjir bandang apalagi gunung meletus. "Di daerah kita kan tak ada bencana gempa, longsor, banjir bandang apalagi gunung meletus, jadi tinggal kita nya saja mau atau tidak memahami hal ini," tutupnya.***/MTC

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT