Tolak Masuk Islam, ISIS Bunuh 80 Warga Yazidi

Sabtu, 16 Agustus 2014 - 00:00:06 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Kelompok barbar Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) mengklaim telah membunuh sedikitnya 80 lelaki dari sekte Yazidi karena menolak masuk Islam. 

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Sabtu (16/8), ISIS melakukan kebiadaban itu di Desa Kojo, utara Irak. Mereka menguasai desa itu lima hari dan mendesak semua penduduk desa dari etnis dan sekte Yazidi untuk berpindah agama.

Namun warga Yazidi menolak desakan memeluk Islam. Pasukan ISIS marah lalu mengumpulkan semua kaum lelaki Yazidi dan menembak mati dari jarak dekat. Paling tidak, 80 orang dibunuh karena tidak mau berganti aliran.

Kekejaman ISIS tidak berhenti di situ. mereka lalu menculik lebih dari seratus kaum ibu dan gadis diculik. "Mereka tiba dengan beberapa kendaraan dan mulai membantai (kemarin) sore ini," kata Hoshiyar Zebari, pejabat Kurdi, kepada kantor berita Reuters kemarin. 

"Kami percaya ini lantaran ultimatum pindah agama atau dibunuh." tambahnya.

Menurut Mahama Khalil, anggota parlemen Irak dari kelompok Yazidi, pembantaian itu berlangsung dalam sejam.

Lokasi pembantaian terhadap kaum Yazidi oleh ISIS itu sekitar 19 kilometer sebelah selatan Sinjar. ISIS terus memperluas wilayah kekuasaan mereka di utara Irak. Mereka telah mencaplok Mosul dan Tal Afar.

ISIS terus bergerak ke selatan dan sudah menguasai Fallujah dan Ramadi. Tinggal sebentar lagi menyasar Ibu Kota Baghdad.[mrd-fas]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT