PNS Kesehatan Pkl. Kuras Ditangkap Transaksi Sabu Rp18 Juta

Kamis, 13 Januari 2011 - 07:39:01 WIB
Share Tweet Google +

loading...

PELALAWAN [Metroterkini.com] - Satuan narkoba Polres Pelalawan menangkap Pegawai Negri Sipil (PNS) Puskesmas, Pangkalankuras, Kab Pelalawan, Riau, Rabu(12/1), pegawai ini dicokok saat menerima paket sabu-sabu senilai 18 juta rupiah dirumahnya di desa Sorek satu. Disamping pegawai ini, juga ikut dicokok seorang kurir sabu-sabu inisial AM (40th) bersamaan saat transaksi barang haram ini. "Satuan Narkoba Polres Pelalawan juga menahan kurir," Ujar Kasad Naroba Polres Pelalawan AKP. Zulbahri. SH, diruangan kerjanya. Dari tangan pegawai inisial Ocu (55th) ini berinsial menyita barang bukti satu setengah uncang sabu-sabu, senilai 18 juta rupiah dan dua telepon genggam, alat isap sabu, inex 16 butir, untuk pengembangan kasus ini, kini para tersangka diperiksa di Mapolres Pelalawan. Berdasarkan keterangan masyarakat dilokasi kejadian, bermula Ocu ditangkap berawal dari penagkapan anaknya dirumah tersangka, dari tangan anaknya ini ditemukan beberapa paket sabu. Hasil pengembangan ternyata anaknya ini mendapatkan Sabu dari Ocu. Setelah penangkapan Ocu, Polisi berhasil memancing bandar Am mengantarkan paket sabu dari Pekanbaru dengan menelpon memakai Henpon Ocu, dengan penatian selama 12 jam, akhirnya kurir ini ditangkap di halaman rumah Ocu, Oleh Sat Narkoba Polres Pelalawan, dari tangan kurir ini di jumpai sejumlah Inex dan sabu-sabu. "Setelah menati 12 jam akhirnya kami kedatangan kurir, dan disergap tampa perlawanan,"Ujar Zulbahri. Polres Pelalawan menahan Ocu dan Am untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dikatakannya pegawai ini di jerat denga Undang-Undang Pisikotropika dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara, mereka juga terancam dipecat dari korps Pegawai Negri Sipil. Penagkapan ini setelah Polisi mendapatkan infrmasi dari masyarakat, bahwa peredaran narkoba di Pangkalankuras, sudah sangat mengkawatirkan, karna peredaran ini sudah sangat mencolok dan terang-terangan dihadapan umum, sehingga meresakkan warga setempat. Sementara itu ditempat terpisah Ketua Dewan Pimpinan Daerah, Pemantau Korupsi dan Penyelamat Harta Negara (DPD-PERLAHAN), Herman. HM, mengaharapkan kepada Pihak Keamanan agar menahan tersangka.***/mtc


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT