Mitra RAPP, PT. NWR Rusak Hutan Green Belt di Mamahan Jaya

Kamis, 14 Agustus 2014 - 00:00:03 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Mintra usaha Riau Pulp and Paper (RAPP) meluluh lantakkan hutan green belt di desa Mamahan Jaya, Gondai, Pelalawan, Riau, pengakuan pekerja mereka disuruh meratakan hutan ini untuk ditanami akasia oleh bosnya PT. Nusa Wahana Raya (NWR).

Pantauan dilapangan 4 alat berat Exkapator dan Doser meratakan lahan tersebut, selain itu lahan warga disekitar itu juga ikut diserobot, perusahaan bernama Nusa Wahana Raya (NWR) beralasan itu lahan konsensi Hutan Tanaman Industri (HTI) mereka.

Tokoh adat bathin Enggol, dilokasi itu mengatakan dulu tanah mereka masuk dalam izin Pt. Siak Raya Timber namun mereka menggarap lahan itu tak pernah diusik Siak Raya, belakangan izin ini di Take Over ke NWR, baru menguasai izin yang diduga tidak jelas ini, NWR meluluh lantakkan hutan green belt dan lahan warga.

Nyaris terjadi baku hantam antara warga dan karyawan NWR dan warga dilokasi itu karena, karayawan NWR ini tidak bisa menunjukkan peta batas lokasi izin mereka, sementara mereka terus meratakan tanaman hutan green belt dan lahan kehidupan warga.

Warga minta kepada Mentri Kehutanan untuk meninjau izin Take Over perusahaan NWR, karena dalam izin itu lahan warga sudah ada sejak tahun 1980 lalu, Juga seharusnya kehutanan Pelalawan melakukan cek kelokasi izin Take Over ini karena mereka harus membebaskan lahan warga sebelum memberikan izin.

Sementara itu juru ukur desa Gondai, Ridwan mengatakan NWR bekerja tidak sesuai dengan izin mereka, lahan warga yang sudah ada sudah lama ditebas tebang dan dijadikan lahan kehidupan jauh sebelum izin  PT. Siak Raya Timber.

Sampai saat ini pihak mitra NWR selaku pembeli kayu yaitu PT. Riau Pulp and Paper (RAPP) dihubungi tetap membisu.(BS)


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT