Gaji ke-13 PNS Telat, Ekonomi RI Hanya Tumbuh 5,12 Persen

Selasa, 05 Agustus 2014 - 00:00:07 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com -Terlambatnya pembayaran gaji/tunjangan/pensiun ke-13 untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta anggota TNI/Polri menjadi salah satu pemicu melambatnya pertumbuhan ekonomi kuartal II-2014. Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, ekonomi hanya mampu tumbuh 5,12%. Melambat dibandingkan kuartal sebelumnya yaitu 5,21%.

Deputi Neraca dan Analisis Statistik BPS Suhariyanto menuturkan, gaji/tunjangan/pensiun ke-13 masuk dalam komponen belanja pemerintah. Pembayaran yang terlambat menjadi salah satu faktor yang membuat belanja pemerintah terpangkas -0,71%.

Tahun ini, gaji/tunjangan/pensiun ke-13 baru dicairkan pada akhir Juli. Sementara pada tahun-tahun sebelumnya selalu cair sekitar Mei atau Juni.

"Belanja pegawai, porsi paling besar itu dari gaji ke-13 yang juga mempengaruhi untuk pertumbuhan ekonomi," ujar Suharyanto di kantor pusat BPS, Jakarta, Selasa (5/8/2014).

Ia menjelaskan, dalam perhitungan pertumbuhan ekonomi, realisasi pengeluaran pemerintah memang sangat berpengaruh. Dengan pencairan gaji ke-13 di akhir Juli, artinya akan berdampak untuk ekonomi di kuartal III 2014.

"Jadi timing pencairan itu besar sekali pengaruhnya. Juli kan sudah masuk ke kuartal III," kata Suhariyanto.[mkl-dtf]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT