Gubernur NTT Didapuk jadi Menteri PDT di Kabinet Ampera Jokowi

Selasa, 29 Juli 2014 - 00:00:16 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya di gadang-gadang untuk menduduki salah satu kursi menteri dalam pemerintahan Jokowi-JK pada periode 2014-2019. Adapun salah satu posisi yang diusulkan adalah Menteri Percepatan Daerah Tertinggal dan Urusan Desa.

Tak hanya Frans Lebu Raya yang di dorong untuk masuk dalam kabinet Jokowi. Salah satu fungsionaris DPP PDIP, Sonny Keraf juga di usulkan untuk menduduki posisi Menteri Lingkungan Hidup. Putra NTT asal Lembata ini sebelumnya juga pernah menduduki posisi yang sama pada Kabinet Persatuan Nasional.

Komposisi ini tertuang dalam Kabinet Alternatif Usulan Rakyat oleh Ampera. Ampera sendiri merupakan organisasi intelektuil yang berkedudukan di Jakarta. Kabinet usulan ini beredar di jejaring social.

Pada berbagai kesempatan Lebu Raya mengatakan dirinya tetap berkomitmen untuk memimpin NTT sesuai dengan amanat yang telah diberikan oleh Rakyat. 

Sebelumnya juga Peneliti Indopolling Network Jakarta, Wempy Hadir, belum lama ini kepada Savanaparadise.com, mengatakan Frans Lebu Raya menjadi salah satu tokoh dari timur yang dianggap mampu untuk berada pada posisi yang strategis di nasional.

Dia berpendapat, Hal ini bisa dilihat dari track record Lebu Raya selama menjabat sebagai Gubernur NTT selama dua periode. Dijelaskannya, fenomena tersebut membuktikan Frans leburaya dia diterima oleh masyarakat karena kinerja kepemerintahannya yang baik. "Selain itu, beliau mempunyai kapasitas yang tidak bisa diragukan lagi," jelasnya.

Menurutnya Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Indopolling Network Jakarta beberapa waktu lalu, Frans Lebu Raya masuk sebagai salah satu tokoh dari timur yang layak masuk ke pentas nasional. Sudah saatnya kader terbaik dari timur mempersembahkan kemampuan dan dedikasinya untuk kepentingan bangsa dan negara.

Hal ini juga sangat membantu untuk mengadvokasi kepentingan NTT di level Nasional. Frans Lebu Raya adalah kader terbaik NTT yang sudah saatnya berada dipentas nasional. "Kalau bukan sekarang, kapan lagi. Ini momentum tepat bagi NTT untuk mendorong putra terbaik ke level nasional," paparnya. [yuven]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT