Gubri Annas Maamun Dinilai Penipu Demokrasi di Riau

Rabu, 23 Juli 2014 - 00:00:02 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Ketua Hizbut Tahir Indonesia (HTI) Riau Ustadz Muhammadun menilai Gubri Annas Maamun yang tidak menggelar Safari Ramadhan menjadi bukti penipuan terhadap demokrasi di daerah ini. 

“Kita telah ditipu demokrasi. Para pemimpin hanya berdekat-dekat dengan rakyat ketika minta dipilih. Setelah terpilih, mereka menjauh dari rakyat,” kritiknya. 

Menurutnya, sangat tidak bijak sikap Gubri Annas Maamun tak melaksanakan Safari Ramadhan, padahal kegiatan tersebut terbukti selama ini banyak bermanfaat. Bisa menjadi sarana bagi pemerintah mendengarkan aspirasi dari masyarakat.

"Saya tidak tahu alasan pribadi Pak Gubernur, tetapi terus terang saya menyayangkan tidak dgelarnya Safari Ramadhan,” ujar Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau KH Abdur Rahman Qoharuddin, Selasa (22/7). 

Dikatakan KH Abdur Rahman, meskipun silaturrahim dengan masyarakat memang bisa dilakukan di luar Ramadhan, tetapi Safari Ramadhan selama ini terbukti sangat efektif menjadi sarana mempererat hubungan masyarakat dengan pemimpin. Tidak perlu dikoordinir, umat memang sedang bersemangat berada di masjid. Sehingga memudahkan pemimpin menemuinya. 

Selain silaturrahim, Safari Ramadhan juga biasanya ditunggu para pengurus masjid dan mushola karena ada penyerahan bantuan tempat ibadah dari Pemprov Riau. 

"Saya banyak mendapat keluhan dari pengurus masjid yang bingung menanyakan nasib proposal bantuan rumah ibadahnya di Pemprov Riau," tuturnya.

Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau, Zakaria beralasan tahun ini pihaknya tidak menyusun jadwal Safari Ramadhan untuk Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau. [din-rt]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT