Penjaga Kantin Todong Warga Pakai Senpi Polhut BTNTN

Kamis, 10 Juli 2014 - 00:00:06 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Sungguh ironis Salah seorang penjaga kantin Balai Taman Nasional Tesso Nilo (BTNTN) dengan gamblangnya memakai senjata api milik Polhut menodongkannya kepada salah seorang kernet truk angkutan, Dedi (34) ketika dirazia di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Hal ini mencuat setelah akan ada dugaan pemerasan yang akan dilakukan oknum Polhut BTNTN kepada korban Dedi ini, Awalnya korban ditodong di sebuah rumah makan di Pangakalan Kerinci, ketika itu mereka sedang makan, lantas dengan gagahnya penjaga kantin ini menodongkan senjata ini kepada Dedi.

Sontak Dedi pucat pasi, dan apa yang diminta oleh penjaga kantin ini terpaksa dia lakukan oleh Dedi termasuk mencari uang tebusan yang dimintak Polhut jadi - jadian ini.

"Saya pergi cari uang tebusan, mobil dibawa oleh Suhana alias Boy, untuk disembunyikan jelang uang tebusan saya antar," jelas Dedi.

Namun belum sampai ketujuan terdengar mobil truk yang mengangkut kayu kosen ini terperosok kedalam selokan di depan Bank Mega Pangkalan Kerinci, diduga untuk menutupi dugaan pemerasan ini, mobil ini ditarik paksa ke kantor Balai TNTN, dan sopir di dijebloskan kedalam kantor tersebut, hingga kini sopir ini masih dalam pemeriksaan pembantu penyidik Gunawan.

Gunawan yang diduga pemilik senpi ini ketika dikonfirmasi, Kamis (10/7), beliau masih membisu. Sementar itu dihari yang sama juga dikonfirmasi kepada Humas Polres Pelalawan, Ipda.Edi Arianto, terkait penyalahgunaan senpi ini Edi mengaku kaget, dan disebutnya kalau ada orang sipil yang menodongkan senjata maka itu sudah dikenakan sangsi Pidana, dan pemilik Sen[pi ini akan diperiksa.

"Itu kalau korban melapor," jelas Edi melalui telpon.

Belakangan diketahui penjaga kantin ini bernama Jhoni Manurung, berdasarkan informasi di salah seorang pegawai BTNTN, penjaga kantin ini emang selalu ikut dalam razia dengan oknum Polhut Gunawan dan Suhana. [basya]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT