Jembatan Desa Tanjung Belit dan Siak Empat Memprihatinkan

Senin, 16 Juni 2014 - 00:00:15 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Empat jembatan kayu diruas jalan yang menghubungkan Desa Tanjung Belit dengan Desa Siak Empat Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis kondisinya memprihatinkan, Senin (16/6). Selain jembatan, jalan penghubung kedua desa itu kondisinya masih tanah dan berlubang disana sini.

Saat musim panas jalan berdebu saat dilewati kenderaan pribadi dan truk sawit yang membawa hasil kebun masyarakat di desa itu. Sebaliknya berlumpur di musim hujan.

Sementara lubang besar yang menganga yang "menghiasi" jalan itu dibeberapa titik dapat mengancam keselamatan pengemudi.

Hal ini disampaikan Kepala Desa Tanjung Belit, Joko Margono kepada wartawan, Senin siang.

“Jalan dan jembatan ini  merupakan urat nadi perekonomian masyarakat di dua desa ini. Kondisi jalan membuat hasil pertanian sulit dipasarkan keluar," kata Joko Margono

Menurut Joko, selama ini tiap tahun pemerintah desa harus mengganti papan di empat titik jembatan yang penghubung kedua desa itu dengan menggunakan dana ADD.

"Ya tau sendirilah kalau jembatan yang terdiri dari konstruksi kayu dan papan, tentu saja tidak bisa bertahan lama, setiap tahun pemerintah desa harus menggantikannya dengan papan yang baru, kalau tiak diganti bisa membahayakan masyarakat yang lewat,” ulasnya.

Joko berharap, Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan DPRD agar  memberikan sedikit perhatian kondisi ini.

"Kita berharap Pemerintah Kabupaten dan juga DPRD Bengkalis memberikan perhatian serius terhadap kondisi Jalan dan Jembatan penghubung dua desa ini, agar beberapa tahun ke depan anak cucu kita tidak merasakan lagi kekurangan dan minimnya infrastruktur di desa ini," tutur Kepala Desa Tanjung Belit Joko Margono berharap. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis, Muhammad Nasir ketika dikonfirmasi Senin sore, menegaskan tahun ini kempat jembatan tersebut akan bangun rangka baja. 

"Tahun ini kita bangu, paketnya dalam proses tender di ULP," kata Nasir. [rdi]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT