Piala Dunia: Pembukaan Didemo, Dua Wartawan jadi Korban

Kamis, 12 Juni 2014 - 00:00:18 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Hanya beberapa jam sebelum Piala Dunia 2014 di Brasil dimulai, ajang empat tahunan itu malah dinodai oleh para demonstran yang menentang digelarnya ajang tersebut.

Polisi menembakkan gas air mata, granat kejut dan peluru karet untuk mencoba dan membubarkan massa yang berpusat di sekitar Stasiun Metro Caaro.

Helikopter militer terbang di sekitar kota sebagai polisi berusaha membubarkan kerumunan dan ratusan orang dengan pentungan karet. 

Seperti dilansir situs Daily Mail, dua jurnalis CNN bahkan harus mengalami luka-luka akibat pukulan aparat yang menggunakan tabung gas.

Para pengunjuk rasa telah berusaha untuk memblokir jalan Radial Lieste, jalan raya utama menuju ke Arena de Sao Paulo.

Meskipun protes itu kecil dibandingkan dengan jutaan orang yang turun ke jalan tahun lalu di Brasil, akibatnya masih menyebabkan gangguan besar sebelum Piala Dunia dimulai.

Para demonstran itu menentang digelarnya Piala Dunia karena terlalu banyaknya modal yang harus dihabiskan pemerintah. Demonstran lebih setuju uang yang begitu banyak dikeluarkan itu lebih baik digunakan untuk kepentingan kesehatan, pendidikan, dan transportasi. [mer-din]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT