Diduga Bawa Senpi, Seorang Pria Diringkus Polisi

Sabtu, 20 November 2010 - 05:42:07 WIB
Share Tweet Instagram

TEMBILAHAN [metroterkini.com] – Dicurigai memiliki senjata api, Hasbi, seorang pria paruh baya warga Jl Sudirman Desa Tagaraja Kecamatan Kateman-Inhil, akhirnya diringkus polisi dipelabuhan Telaga Puri, dibelakang Masjid Raya Tembilahan, Senin (16/11). Dari TKP polisi berhasil menemukan sepucuk pistol jenis FN di pinggangnya. Dan tanpa ada perlawanan, pria ini pun akhirnya langsung digelandang ke Mapolsres Inhil beserta barang buktinya. Saat di introgasi di ruangan Kaur Bin Ops Polres Inhil, Pria suku Bugis ini mengaku bahwa yang dibawanya itu bukanlah senjata api (Senpi) seperti yang telah ditiuduhkan kepadanya. "Itu hanya Ggun pak" ucap Hasbi kepada seorang petugas yang sedang asyik memperhatikan senjata jenis pistol mililknya. Airsoft Gun adalah senjata replika yang memiliki ukuran sama dengan jenis senjata aslinya, lebih ringkasnya senjata ini mirip sekali dengan senjata FN milik TNI. Airsoft Gun adalah jenis pistol yang menggunakan gas. Untuk menghembuskan gas jenis freon (HFC 134/R22) yang akan meniupkan pelurunya yang bulat berukuran 6mm (biasa disebut BB, red.) Peluru yang dimuntahkan dari Airsoft gun ini jarak jangkaunya relatif pendek dan hanya mampu menghasilkan memar merah jika terkena pada bagian tubuh. "Kebetulan saya dan beberapa anggota saat itu lagi makan di salah satu warung yang ada di TKP di Pelabuhan Telaga Puri, tiba-tiba ada yang melapor bahwa ada seseorang yang di curigai membawa senjata api dipelabuhan itu", Ujar Ipda Yanu, Kaur Bin Ops Mapolres Inhil kepada metroterkini.com Berdasarkan laporan itu, Yanu dan beberapa anggota polisi yang kebetulan ada di lokasi pun langsung mengamankan Hasbi. "Ketika digeledah, kita berhasil menemukan sepucuk senjata jenis pitol di pinggangnya" ujar Yanu menambahkan. Berdasarkan barang bukti yang diduga senjata api tersebut, saat itu juga Hasbi langsung digelandang oleh Polisi ke Mapolres Inhil untuk di mintai keterangan. Saat dimintai keterangan, Hasbi yang menyebutkan dirinya seorang pengusaha, mengaku menyimpan senjata tersebut hanya semata untuk jaga diri. "Saya kan pengusaha dan saya sering bawa uang, sementara di desa tempat tinggal saya tidak ada polisi makanya saya pakai senjata ini, Lagian saya memakai senjata ini ada surat izinnya," Ujar Hasbi kepada metroterkini.com Menurut Hasbi, sebagai pengusaha yang selalu membawa uang dalam jumlah besar ditambah lagi bahwa diDesa tempat tinggalnya di Desa Tagaraja Kecamatan Kateman itu tidak ada polisi, tidak mustahil dia merasa bahwa setiap saat bahaya akan mengintainya. Meski telah terbukti kebenarannya bahwa senjata milik Hasbi bukanlah senjata api, namun surat izin kepemilikan Replika Airsoft gun milik hasbi yang di keluarkan oleh Jambi Air Softer (JAS) ternyata sudah lewat masa berlakunya alias sudah kadaluarsa. “Guna pengembangan lebih lanjut, saat ini Hasbi masih kita introgasi” Ujar Ipda Yanu, Kaur Bin Ops Polres Inhil mengakihiri wawancaranya kepada metroterkini.com. **/lol


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT