Tersangka Penganiayaan Meranti di Tembak Karena Melawan Polisi

Rabu, 04 Juni 2014 - 00:00:10 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Seorang pemuda Parit Gantung Desa Kedaburapat, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti, Rabu (4/6/14), terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena bertindak brutal dan sempat melukai dua anggota saat mau melakukan penangkapan di kediamannya.

Peristiwa itu bermula dari kerusuhan dan tindak penganiayaan pada Senin (2/6) lalu, sekira pukul 22.00 WIB oleh tersangka Herman terhadap Brigadir Sukrizal. Ia juga diduga merusak satu unit sepeda motor Honda Vario milik Brigadir Yayan di lokasi pesta pernikahan salah seorang anggota Aparat Kepolisian di Parit Pisang, Desa Melai Kecamatan Rangsang Barat.

Setelah kerusuhan itu, Herman melarikan diri, dan pihak Kepolisian terus melakukan pengejaran, hingga akhirnya diketahui pada Rabu (4/6/14) pagi kalau pemuda itu sedang berada di rumahnya di Parit Gantung.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti AKP Antoni L Gaol kepada wartawan menyebutkan empat orang anggota bersama Habibi -seorang anggota Linmas- mendatangi rumah Herman.

"Setelah mengetahui kalau yang datang itu adalah polisi, tersangka berusaha kabur. Dan anggota saya berusaha mencegahnya," kata Antoni.

Meski sudah terkepung, tersangka memberi perlawanan hebat kepada Kepolisian. Dengan sebilah badik di tangan, ia terus menyerang dan melukai bagian dada Brigadir T. Erick dan dengan berutal menikam Brigadir Herianto di paha kanan.

Brigadir Herianto sempat dua kali melakukan tembakan peringatan, namun tersangka tidak memedulikan itu, bahkan ia sempat-sempatnya menyerang Habibi hingga mengalami luka parah di tangan akibat ditusuk dengan badik.

Saat ini tersangka mendapat perawatan di ruang IGD RSUD Selatpanjang. [tt-bs]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT