Kapolsek Bukit Batu Tergetkan Tiga Hari Lagi Api Padam

Ahad, 01 Juni 2014 - 00:00:14 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Kapolsek Bukit Batu, Kompol Sasli Rais optimis tiga hari kedepan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda kebun K2i di Desa Sepahat, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis akan padam, karena saat ini hanya tinggal beberapa titik asap lagi yang akan dipadamkan, Minggu (1/6). Beberapa titik asap itu berada di tengah kebun K2i itu, kini berusaha dipadamkan oleh personel dilapangan. Menurut Sasli, sempai Minggu (hari ini) luas lahan yang terbakar sudah mencapai 13 hektar. Hanya saja api sudah padam tinggal lagi beberapa titik asap saja yang harus dipadamkan sampai tuntas. Sasli memaparkan, ada beberapa upaya yang dilakukan untuk memadamkan Karhutla di kebun K2i dan lahan masyarakat di Desa Sepahat, yakni membuat sekat-sekat api dan membuat embung (kolam air). Saat ini sudah digali sekat api sepanjang 3 kilometer dan membangun embung setiap 200 meter. Sekat dibangun agar api tidak menjalar ke lokasi lain, karena titik asap yang ada berpotensi menjadi titik api yang sewaktu-waktu membesar dan membakar lahan disebelahnya, karena lahan yang terbakar tersebut lahan gambut. Sementara embung yang dibangun sedalam tiga sampai empat meter untuk persediaan air guna menyiram titik api yang ada dilokasi itu. "Saya optimis dua tiga hari lagi titik asap akan hilang, sebab melihat ada titik asap, personel pemadam langsng memadamkan titik asap tersebut," kata Sasli. Seperti diberitakan beberapa hari lalu, regu pemedam yang diterjunkan memadamkan api di kebun K2i terdiri dari regu pemadam PT. BBHA/ SPM sebnyak 40 orang, masyarakat peduli api Desa Sepahat sebanyak 10 orang, Sabhara Polres Bengkalis sebanyak 10 orang, Personel Polsek Bukit Batu sebanyak 17 orang, Personel Brimobda Riau sebnyak 10 orang dengan 6 unit peralatan mesin pemadam kebakaran dan bantuan alat berat dari PT Arara Abadi serta 1 unit helicopter milik BNPB Provinsi Riau saat ini terus berupaya memadamkan api. Selain dengan cara penyiram titik api, juga dengan membangun sekat-sekat agar kebakaran tidak meluas. "Saat ini api memang tidak begitu besar, tetapi kebakaran semakin meluas dan asap yang ditimbulkan juga tidak begitu tebal," kata Sasli melalui pesan singkatnya beberapa hari lalu. Lebih jauh Sasli menjelaskan, selain membakar lahan K2i, api juga sudah membakar lahan milik masyarakat dan semak belukar. Karena dikawasan itu tengah dilanda misum kemarau atau kering. Cuaca di TKP yang cukup panas serta angin yang kencang dapat membuat api sewaktu-waktu kembali membesar. Untuk itu, pihak-pihak yang saat ini turun ke lokasi terus berupaya memadamkan api. "Perkembangan situasi terus kita pantau," tegas Sasli. [rdi]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT