RAPP Tunjukkan Komitmen Jaga Ekosistem Pesisir

Sabtu, 31 Mei 2014 - 00:00:08 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Komitmen PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dalam menjaga kelestarian lingkungan tetap dipegang teguh sejak dulu agar perusahaan dapat beroperasi secara berkelanjutan. Demikian disampaikan Presiden Direktur RAPP, Kusnan Rahmin di sela-sela pembukaan Pekan Lingkungan Indonesia (PLI) ke-18 tahun 2014, Jumat (30/5), di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

Menurut Kusnan, upaya menjaga kelestarian lingkungan merupakan suatu keharusan bagi perusahaan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. 

"Komitmen kami tidak berubah sejak dulu yakni menjaga lingkungan, bahkan dalam penerapannya, RAPP sendiri menetapkan standar di atas standar pemerintah. Sebab, kalau lingkungan tidak dijaga, yang rugi juga perusahaan, " ungkap Kusnan kepada wartawan di stand Pemerintah Propinsi Riau di kegiatan PLI 2014.

Salah satu bentuk dukungan yang diberikan yaitu partisipasi RAPP dalam kegiatan tahunan yang digelar oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KemenLH) Republik Indonesia, dikoordinir oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Propinsi Riau, yang juga diikuti oleh instansi swasta lainnya bidang Migas, dan Perkebunan di Riau.

Sesuai dengan tema yang diusung dalam kegiatan PLI 2014 ini, Satukan Langkah, Lindungi Ekosistem Pesisir dari Dampak Perubahan Iklim, Kusnan menambahkan, RAPP telah sukses melaksanakan program rehabilitasi mangrove di Desa Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Propinsi Riau, dengan menanam 10.000 pohon mangrove setiap tahunnya.

"Untuk wilayah pesisir, RAPP telah melakukan rehabilitasi mangrove di Kabupaten Siak. Ini penting dilakukan, karena riparian sungai harus ada buffer zone sekitar 200 hingga 500 meter. Ini yang kami lakukan, apalagi operasional kami di lapangan juga ada yang bersentuhan langsung dengan sungai-sungai sebagai sarana transportasi," kata Kusnan.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Propinsi Riau, Dra. Yulwiriati Moesa, Apt., M.Si mengatakan dalam PLI 2014 ini, propinsi Riau melibatkan beberapa perusahaan besar yang beroperasi di bidang Migas, Pulp and Paper dan Perkebunan di Riau. Untuk tahun 2014 ini, BLH akan menggelar kegiatan penanaman 1 juta mangrove yang dipusatkan di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, sempena peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) di propinsi Riau pada 5 Juni 2014 mendatang. 

"Kita akan menanam 1 juta mangrove di Tembilahan, pada tanggal 13 Juni nanti, sebagai aksi nyata dalam melindungi ekosistem pesisir di Riau. Selain itu, ada program ProKlim atau kampung iklim dan tanaman Kehati yang akan menanam kembali tanaman-tanaman keanekaragaman hayati yang sudah langka," ungkap Mantan Direktur RSUD Arifin Ahmad ini.

Yulwiriati juga mengapresiasi keterlibatan RAPP yang banyak membantu dalam upaya menyelamatkan lingkungan khususnya di propinsi Riau, beberapa di antaranya program kampung iklim, aksi penanaman mangrove, termasuk kegiatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang melibatkan perusahaan-perusahaan termasuk RAPP.

Kegiatan PLI 2014 secara resmi dibuka oleh Plt. Sekretaris Kementerian Lingkungan Hidup RI, Karliansyah. 

"Melalui Pekan Lingkungan ini, mari kita saling menyatukan langkah, melindungi ekosistem pesisir dari dampak perubahan iklim sehingga tercapai ketahanan lingkungan. Ini adalah tanggung jawab bersama masyarakat Indonesia, " jelas Karliansyah.

Acara yang berlangsung dari tanggal 29 Mei hingga 1 Juni 2014 ini dibuka sejak pukul 08:00 - 17:00 WIB dan diikuti oleh 312 peserta pameran yang terdiri dari instansi pemerintah pusat (15), pemerintah daerah (13), badan lingkungan hidup tingkat kota (38), badan lingkungan hidup tingkat kabupaten (100), dunia usaha (123), LSM/ Asosiasi/ Lembaga terkait. [humas]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT