Sedang Nyabu, Dua Oknum PNS Diciduk Polisi

Rabu, 21 Mei 2014 - 00:00:12 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Satuan Narkoba (Sat Narkoba) Polres Bengkalis menangkap MA (36) pegawai Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Bengkalis, ZF (28), pegawai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bengkalis dan seorang masyarakat biasa berinisial AB, Selasa (20/5) siang, sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo didampingi Kasat Narkoba AKP Willy Kartamanah saat jumpa pres di Mapolres Bengkalis, Rabu (21/5) kemarin, menjelaskan kronologis penangkapan 3 tersangka penyalahgunaan sabu dan seorang mahasiswa pengedar daun ganja kering.

MA, PNS di Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Bengkalis,  diringkus petugas di Jalan Pertanian (salah satu warung bakso) sekitar pukul 10.45 WIB dan dengan barang bukti satu paket sabu senilai Rp300 ribu, satu unit handphone (HP) dan satu unit sepeda motor.

Dari pengembangan MA, petugas meringkus AB pekerja swasta dan ZF (28) PNS  di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bengkalis sekitar pukul 15.00 WIB.

ZF dan AB ditangkap di Jalan Pembangunan I, Desa Kelapapati, Bengkalis dengan  barang bukti perangkat alat hisab atau bong, satu unit kaca pirek terdapat sisa sabu, dan HP.

Selanjutnya terhadap pengungkapan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ganja kering, petugas meringkus MK (19) seorang mahasiswa, warga Jalan Hang Tuah Desa Selatbaru, Bantan. MK ditangkap Selasa (20/5) malam sekitar pukul 21.30 WIB  di Jalan Antara Desa Selatbaru. 

Dari MK ini polisi menyita barang bukti satu paket ganja kering terbungkus kertas nasi dan satu paket ganja kering seharga Rp400 ribu.

"Kami tetap konsisten memberantas penyalahgunaan narkotika seperti ini. Terkait dua oknum PNS yang diamankan sudah disampaikan ke bupati," ujar Kapolres Andry Wibowo kepada wartawan di Mapolres, Rabu siang.

Andry menegaskan, akan menindak tegas pelaku penyalahgunaan narkoba tanpa pandang bulu termasuk personel Polres.

"Apabila ada anggota Polri yang terlibat dalam narkoba, saya tegaskan untuk tembak di tempat. Harus belajar untuk betul-betul memerangi narkoba, karena barang ini ancaman peradaban sama dengan lingkungan hidup dan harus konsisten, tindak tegas. Sekali lagi jika ada anggota Polri yang terlibat tembak di tempat," tegasnya. [rdi]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT