Hasil UN, 6 Siswa Rohil Dinyatakan Gagal

Selasa, 20 Mei 2014 - 00:00:15 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Dinas Pendidikan Propinsi Riau secara resmi mengumumkan hasil kelulusan Ujian Nasional (UN) siswa tingkat SMA/Sederajat, Selasa (20/5). Di Kabupaten Rohil tercatat 6 orang siswa SMA tidak lulus, sedangkan 2 orang siswa lainya belum dapat diketahui hasilnya.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rohil Misnwati melalui Sekretaris Disdik Rohil H Khairul Azam, usai rapat penyerahana hasil UN kepala sekolah se-Rohil, Selasa (20/5).

"Ada 8 orang siswa yang tercatat tidak lulus, tetapi 2 siswa lainya masih diperiksa hasil nilainya karena ada kesalahan teknis dari nilainya sehingga akan segera kita laporkan," sebut Khairul Azam.

Dari data diketahui 2 siswa yang dinyatakan perbaikan nilai karena kesalahan teknis merupakan siswa jurusan IPA SMAN 2 Tanah Putih. Namun, setelah dilihat Nilai Akhirnya (NA) ternyata nilai UAS siswa ini belum masuk, kedua siswa asal SMN 2, setelah dicek ternyata jumlah rata-rata tertulis berbeda dengan yang tertulis di kepala sekolah.

"Kalau SMAN 2 Tanah Putih memang nilai UAS belum masuk, kemungkinan setelah masuk akan lulus dengan demikian bisa dikatakan IPA kita lulus seratus persen," katanya.

Berdasarkan persentase kelulusan yang tercatat di provinsi, tingkat IPA mencapai 96,96 persen, IPS 99,80 persen sedangkan SMK mencapai 100 persen. Untuk Siswa yang tak lulus baik yang dinyatakan Drop Out (DO) maupn gagal antara lain, SMAN 5 Tanah Putih 4 orang antara lain Kusmanto, Marlin, Sugar aldino dan Riski Bidari Sandi.

Sedangkan, di SMA Methodis Bagansiapiapi 1 orang atas nama Hermanto, SMA muhamamdiyah Bagansiapiapi 2 orang, Kurniawan siswa yang DO dan M Bayhaqie dinyatakan tidak lulus. Untuk SMAN2 Bangko sebanyak 2 orang Fauziah sudah DO, sedangkan Riah Hidayat adanya kesalahan data dan diupayakan akan diperbaiki. Sedangkan SMN2 tanah Putih satu-satunya siswa IPA yang dinyatakan tak lulus namun masih diupayakan perbaikan kesalahan nilai.

Masih katanya, pihak sekolah diminta lebih teliti dalam memeriksa nilai siswa, sehingga tidak terjadi kesalahan dalam hasil kelulusan nantinya. 

"Bagi peserta yang lulus diuucapkan selamat, namun yang tak lulus jangan berkecil hati karena masih bisa mengulang tahun depan atau mengikuti Paket C dalam waktu dekat," kata Khairul Azam.

Selain membagikan hasil nilai kelulusan pihak Disdik juga membagikan surat edaran dari disdik provinsi dan bupati rokan hilir bahwa tidak diperbolehkan untuk melakukan aksi coret baju dan konvoi, "Kita bagikan surat edaran sehingga kepala sekolah diminta melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian," ujarnya ..

Lanjutnya, untuk pembagian sepakat seluruh kepala sekolah melakukan saat sore hari. "Kita sepakat sore jam 5 seluruh sekolah, teknsinya ada 3 bisa ditempel di dinding sekolah, lewat media massa dan lewat amplop, dan kita sepakati juga dengan menggunkan amplop," imbuhnya. [trs]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT