Polisi Proses Laporan Isu Jokowi Meninggal

Jumat, 16 Mei 2014 - 00:00:15 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Politikus PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan, Jumat (16/5) melaporkan kampanye hitam terkait beredarnya selebaran isu meninggalnya Joko Widodo (Jokowi) ke Bareskrim Polri. 

Usai membuat laporan, Trimedya mengatakan, polisi masih membutuhkan surat kuasa dari bakal capres PDIP tersebut secara langsung untuk mendukung laporan itu.

"Masih diperlukan surat kuasa dari Pak Jokowi," kata Trimedya di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (16/5).

Anggota Komisi III DPR RI ini mengatakan DPP PDIP akan memberikan surat kuasa yang diminta polisi pada Senin (19/5) mendatang. Trimedya tiba di Bareskrim bersama Junimar Girsang dan Ria Latifa. Ketiganya ditemui oleh Wakil Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Wakabareskrim) Irjen Pol Anas Yusuf.

"Seharusnya kita ketemu Pak Suhardi (Kabareskrim), tapi beliau sedang keluar," ujarnya.

Menjelang pemilu presiden selebaran yang diduga kampanye hitam beredar beberapa waktu lalu. Selebaran yang berjudul 'rest in peace' dan berwarna hitam putih ini, menulis Jokowi telah meninggal dunia pada tanggal 4 Mei 2014 pukul 15.30 WIB.

Sang pembuat iklan juga menuliskan nama Ir. Hambertus Joko Widodo dan Oey Hong Liong sebagai nama lain dari gubernur DKI Jakarta yang juga Capres dari partai PDIP. [mer-din]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT