Kencing Ternak Lebih Bagus Dari Pupuk Jadi

Selasa, 13 Mei 2014 - 00:00:01 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini - Kepala Disnak Kuansing Masri AS, AP, mengatakan saat ini di Kuansing, Riau, pengolahan urine ternak menjadi pupuk baru dilakukan kelompok peternak sapi di Desa Sako, Kecamatan Logas Tanah Darat. Satu jerigen atau 35 liter dijual Rp60.000.

Sementara unit pengolahan kotoran ternak menjadi pupuk telah dilakukan kelompok peternak sapi di Desa Sako, Kecamatan Logas Tanah Darat dan Desa Tanjung, Kecamatan Hulu Kuantan. Satu karung atau 50 kg dijual Rp25.000.

"Jika dibandingkan dengan harga pupuk urea atau KCL dan TSP maupun NPK tentu saja sangat jauh berbeda, padahal sama-sama bagus untuk tanaman sawit dan perkebunan lainnya," Jelasnya, Kemaren.

Sedangkan produksi urine ternak dalam satu hari bisa mencapai dua jerigen dari 10 ekor ternak sapi dan pupuk kandang bisa dihasilkan 3-4 karung setiap hari dari 10 ekor ternak. "Perbandingan antara pupuk urine ternak dengan pupuk kompos sangat jauh, satu berbanding sepuluh," jelasnya.

Ke depan, Disnak Kuansing akan lebih mengembangkan pengolahan urine ternak dan pupuk kompos dengan mendirikan pengolahannya di setiap Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Disnak kecamatan, melalui program Unit Kerja Bimbingan (UKB) Penyuluh Peternakan Lapangan.

"Seluruh UPTD akan membuat demplot penggemukan sapi jantan dan sekaligus pengolahan pupuk kandang dan urine ternak, ini bertujuan agar lebih menggairahkan para PPL Disnak dan lebih memperkenalkan pupuk kompos dan urine ternak ke tengah-tengah masyarakat," tukasnya. [gr]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT