Tak Tahan Dirayu Pacar, Siswi SMP Berhasil Dicabuli

Selasa, 06 Mei 2014 - 00:00:19 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Akibat dibujuk dan tergiur ajakan sang kekasih, seorang siswi SMPN di Pinggir, Bengkalis Riau telah berhasil dicabuli. Namun perbuatan itu tidak diterima oleh orang tua korban dan akhirnya kasus pencabulan itu dilaporkan ke pihak berwajib.

Korban yang juga kekasih terlapor adalah DC (14) warga Kecamatan Pinggir Bengkalis, Riau yang juga masih berstatus sebagai siswi salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kecamatan Pinggir, Bengkalis ini mengaku telah direnggut kegadisanya oleh pacarnya yang bernama FR (19). Belakangan hal itu diketahui oleh orang tua korban yang akhirnya melaporkan pelaku ke Polsek Pinggir.

Kapolsek Pinggir Kompol Hendri S didampingi Kanit Reskrim Ipda Rudi B menjelaskan, awalnya orang tua korban melapor ke Polsek Pinggir tentang penculikan anaknya yang masih di bawah umur dan juga masih berstatuskan pelajar pada Sabtu (3/5) kemarin. 

Atas laporan tersebut pihak Kepolisian mengejar pelaku yang saat itu sedang jalan-jalan sore bersama korban. Karena orang tua korban yang tidak senang anaknya dibawa pelaku, maka pelakupun ditangkap anggota Polsek Pinggir setelah mendapatkan informasi dari masyarakat. 

Pelaku mengakui telah mencabuli korban sebanyak 5 kali. Mengetahui hal itu, orang tua korban tidak terima dan membuat laporan lagi atas tindakan pencabulan. Dari hasil penuturan pelaku kepada penyidik, korban telah dicabulinya sejak 2 November 2013 hingga Febuari 2014 sebanyak 5 kali.

"Korban sendiri melepaskan mahkotanya setelah pelaku mengeluarkan jurus bujuk rayu berkali-kali dan berkali-kali pula korban dicabuli. Kalau dari hasil penyelidikan kami, pelaku tampak santai dan sama sekali tidak menyesali perbuatannya, serta siap bertanggung jawab akan diri korban. Namun karena korban masih di bawah umur, maka pelaku harus mempertanggungjawabkanya," ujar Kanit.

Pelaku akan dijerat dengan pasal 81 junto 82 Undang-undang nomor 23 tahun 2002 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. [rtc]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT