Warga Rohil Ancam Bakar Rumah Datuk Sulaiman

Ahad, 04 Mei 2014 - 00:00:17 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Gejolak perbatasan antara Dumai dengan Kabupaten Rokan Hilir, tidak saja terjadi aksi pemukulan semata, melainkan gerombolan warga Sinaboi juga sempat mengepung rumah seorang pemangku adat Melayu di Kelurahan Batu Teritip, Kecamatan Sungai Sembilan Zainal, Jumat (2/5) kemarin. 

"Jam tiga sore, kami kembali menerima kabar tidak baik. Seratusan warga Sinaboi mengepung rumah Zainal (warga Batu Teritip). Warga mengancam dan mengintimidasi Zainal. 

Tapi, Alhamdilillah tidak terjadi konflik fisik," kata Umar, kemarin. 

Menurut Umar, Datuk Zainal adalah salah seorang pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Dumai. Bagi warga Batu Teritip, Sungai Sembilan, Dumai, Datuk Zainal tertua tempat mengadu. "Datu orang yang kami hormati, yang ditinggikan seranting dan didahulukan selangkah," katanya. 

Dengan kejadian tersebut, Umar Wijaya sudah membuat laporan ke Polres Dumai. Harahap sebagai saksi sudah diperiksa pihak kepolisian hingga tengah malam kemarin. Laporan tersebut bernomor TBL/209/V/2014/RIAU/RES DUMAI. 

Pasca Pengeroyokan di Perbatasan Dumai - Rokan Hilir, Jumat (2/5) kemarin, Polres Dumai sudah menurunkan tim ke lokasi. Tim Satreskrim Polres Dumai melakukan olah TKP di kawasan Batu Teritip, Kecamatan Sei Sembilan, Dumai.

Kapolres Dumai AKBP Yudi Kurniawan, menyebut ada dua tim yang dikerahkan. Satu tim melakukan Olah TKP, sedangkan satu tim lagi berjaga di kawasan perbatasan. 

"Setidaknya sudah kita tempatkan dua regu untuk mengamankan lokasi. Sampai saat ini keadaan masih kondusif," terangnya, Minggu (5/5). 

Dua regu tersebut melakukan upaya pengamanan. Sehingga tidak terjadi lagi kekerasan yang dilakukan terhadap masyarakat Batu Teritip. Kemudian pihak Polres Dumai juga bekerjasama dengan Polres Rokan Hilir dan Polsek Sinaboi. [din-rt]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT