PN Pekanbaru Sidangkan 5 Pelanggaran Pemilu

Rabu, 30 April 2014 - 00:00:17 WIB
Share Tweet Instagram

[metroterkini.com] - Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Rabu (30/4) siang, menggelar sidang perkara pelanggaran pada pemilihan umum (Pemilu) untuk calon anggota legislatif Kota Pekanbaru. 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, menghadirkan 5 terdakwa yang terlibat politik uang. Mereka adalah Febri Rinaldi, Ibar Muranto, Ridho Hasriadi, yang merupakan mahasiswa di Kota Pekanbaru, asal Kuantan Singgingi (Kuasing) dan terdakwa Ardilis dan Syarifudin, warga Jalan Selindit No.13 RT 02/RW 02 Kelurahan Kampung Melayu, Sukajadi Pekanbaru. 

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Isnurul, SH, JPU Syarbini, SH dan Dicki Zaharuddin, SH, menjerat kelima terdakwa dengan Pasal 301 jo Pasal 310 ayat 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD. Ancaman hukumannya 2 tahun penjara. 

Perbuatan kelimanya terjadi saat penyelenggaran pemilihan umum untuk calon anggota legislatif pada Rabu (9/4/14) itu, bermula saat terdakwa Febri Rinaldi, yang merupakan warga Dusun III RT 09 RW05, Desa Kepala Pulau, Kuantan Hilir, Kuansing, datang ke rumah terdakwa Ardilis, warga Jalan Selindit, atas suruhan tantenya Eli Mardiah. 

Selanjutnya, Febri menemui Ardilis yang merupakan suami Hj Maryati, caleg dari Partai Bulan Bintang (PBB). Setiba di rumah Ardili, Febri diminta untuk mencoblos nomor 6 atas nama Hj Maryati. 

"Terdakwa Ardilis memberikan kepada Febri 20 lembar kertas suara dalam bentuk C6, sembari mengatakan untuk mencoblos nomor urut nomor 5 dari Partai Bulan Bintang (PBB) atas nama Hj Maryati," ungkap JPU. 

Padahal undangan yang diberikan kepada Febri tersebut bukan atas nama Febri. Melainkan atas nama orang lain sebelumnya pernah tinggal di lingkungan RT 02 RW 02 Kelurahan Kampung Melayu, Sukajadi itu.

Ardilis memberi uang kepada Febri Rp500 ribu untuk uang makan dan trasportasi. Selanjutnya, Febri mengajak tiga rekannya, Syarifudin, Ibar dan Rido

"Pada hari pencoblosan, Febri datang bersama tiga rekannya Syarifudin, Ibar dan Rido ke TPS di RT 02 RW 02 Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Sukajadi. Mereka diterima oleh terdakwa Syarifudin, petugas PPS, yang sebelumnya sudah terjadi kemufakatan. Syarifudin pun mempersilakan Febri dan rekannya mencoblos," jelas JPU.

Usai pembacaan dakwaan perkara, majelis hakim melanjutkan persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi saksi. [rt-ndn]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT