Bupati Bengkalis Programkan Seluruh Desa Dapat Ambulan

Rabu, 23 April 2014 - 00:00:17 WIB
Share Tweet Google +

loading...

[metroterkini.com ] – Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh mentargetkan hingga 2015 seluruh desa di Kabupaten Bengkalis mendapat bantuan ambulan desa. Program pelayanan kesehatan ini bisa terlaksana secara merata dan memberikan manfaat yang besar dalam meningkatkah pelayanan kesehatan masyarakat.

Hal itu disampaikan Herliyan Saleh saat mengadakan kunjungan kerja ke Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan, Rabu (23/4). Kunjungan juga ikuti Sekretaris Daerah, H. Burhanuddin, Camat Bantan, Nazly, kepala SKPD di lingkup Pemkab Bengkalis, Upika Kecamatan Bantan, dan kepala desa se-Kecamatan Bantan.

Selain bersilaturrahmi dengan warga, sekaligus menyerahkan rumah layak huni (RLH) secara simbolis, kartu Jamkesmasda secara simbolis dan bantuan ambulan desa. 

Selain di Desa Bantan Tua, pada hari yang sama, Herliyan juga menyempatkan diri berkunjung ke Desa Pangkalan Batang Kecamatan Bengkalis. 

Seperti halnya di Desa Bantan Tua, di Pangkalan Batang orang nomor satu di Negeri Junjungan ini menyerahkan bantuan RLH, kartu Jamkesmasda, dan ambulan desa.

Untuk di Kecamatan Bantan, Herliyan Saleh menyerahkan sebanyak 63 unit RLH, 28.840 kartu Jamkesmasda, dan 4 unit ambulan desa. Sedangka di Pangkalan Batang, Bupati menyerahkan sebanyak 70 RLH, 48.302 kartu Jamkesmasda dan 5 ambulan desa. 

Di Bantan, desa penerima ambulan adalah Desa Bantan Tua, desa Bantan Tengah, desa Muntai dan desa Teluk Lancar. Sedangkan di Bengkalis, yang menerima ambulan adalah Pangkalan Batang, Teluk Latak, Air Putih, Kelemantan dan Sekodi.

Bupati dalam kata sambutannya menjelaskan, program pemberian bantuan ambulan desa sudah dimulai sejak tahun 2011. Hingga saat ini sudah mencapai 61 unit atau untuk 61 desa.

Sementara rincian bantuan mobil ambulance sudah berlangsung sejak tahun 2011,  sebanyak 11 unit, tahun 2012 sebanyak 25 unit dan untuk tahun anggaran tahun 2013 sebanyak 30 unit.

"Insya Allah, hingga akhir 2015 mendatang seluruh desa yang ada di kabupaten Bengkalis telah memiliki ambulan," kata Herliyan.

Bagi kepala desa yang baru saja menerima ambulan desa Herliyan meminta, untuk memelihara ambulan dengan baik. Selaku Kepala desa harus bertanggungjawab sepenuhnya atas operasional ambulan, honorarium supir dan penyediaan bahan bakar minyak untuk ambulan.

"Seluruh biaya yang dikeluarkan untuk biaya operasional ambulan ini bisa diambil dari anggaran alokasi dana desa (ADD)," katanya. [advertorial-rdi]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT