Annas Maamun: Jangan dinasti-dinasti lagi, p****k

Jumat, 18 April 2014 - 00:00:15 WIB
Share Tweet Google +

loading...

[metroterkini.com] - Kali ini Gubernur Riau Annas Maamun kembali menjadi gunjingan dan bahan tertawaan banyak langan dengan muncul rekaman ucapan kotor yang dilontarkan orang nomor satu di Riau ini. Annas Maamun mengucapakan "Jangan dinasti-dinasti lagi, p****k," ujar Annas dengan nada tinggi saat ditanya wartawan mengenai adanya dinasti politik di Pemerintahan Provinsi Riau. 

Rekaman itu menyebar luas dan menjadi bahan tertawan di kalangan media yang menyebar luas melalui jejaring sosial tak hanya di Riau. Saat ini perkataan p****k dari seorang Annas Maamun menjadi pembicaraan hangat di tengah-tengah masyarakat.

Rekaman suara Annas Maamun saat diwawancara wartawan di Pekanbaru itu menyebar luas melalui smartphone di tengah masyarakat, sejak Kamis (17/4) malam hingga Jumat (18/4) siang yang di kiriman melalui jaringan sosial, seperti Blackberry Messenger, WhatsApp. Rekaman suara itu pun banyak didengar warga di rumah, warung kopi dan telah menjadi trend.

Gubernur Riau, Annas Maamun mengeluarkan kata kotor saat ditanya wartawan tentang pengangkatan anak menantu dan keluarganya di pemerintahan Provinsi Riau. Hal itu terjadi saat kunjungannya secara mendadak ke KPU Riau, Kamis (17/4) siang.

Anas mengatakan anak menantunya tersebut mampu melakukan tugas dengan baik. Seperti Dwi Agus Sumarno yang diangkatnya menjadi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau baru-baru ini. Ia pun tidak mau dibahas soal politik dinasti yang ditanyakan wartawan.

"Kalau diangkat kepala dinas pendidikan apa salahnya. Dulu dia kepala IPDN di Rokan Hilir. Jangan dinasti-dinasti lagi, p****k," ujar Annas dengan nada tinggi, lalu langsung meninggalkan kantor KPU Riau, dan naik mobil yang sudah menunggunya di luar.

Kata p****k di Melayu merupakan ucapan kotor yang tidak layak disebut oleh siapa pun, apalagi seorang gubernur. Sedangkan di Minang, p****k merupakan sebutan kemaluan perempuan yang paling kurang ajar.

Tidak hanya kali ini saja Annas Maamun melecehkan wartawan, sejak ia menjadi gubernur, beberapa kali hal ini terjadi, bahkan pemberitaannya juga sampai ke Kompas, dan media-media nasional lainnya.

Sebelumnya, Annas Maamun dan Wakil Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman secara mendadak mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, Kamis siang. Kehadiran kedua pejabat tersebut kontan membuat para komisioner KPU Riau terkejut, karena hadir tanpa memberi tahu sebelumnya. Ketika wartawan menanyakan agenda kehadirannya di KPU Riau, Annas mengaku hanya melakukan kunjungan biasa.[ndn]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT