Kemendagri Evaluasi Pelantikan Anak dan Menantu Gubri

Jumat, 11 April 2014 - 00:00:12 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi akan memberikan petunjuk dan pedoman pengangkatan pejabat di Riau terkait pengangkatan anak, menantu dan kerabat Gubernur Riau (Gubri) Anas Maamun sebagai pejabat di jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov ) Riau.

Sebab, pengangkatan mereka dinilai melanggar peraturan perundang-udangan dan tanpa melakui proses Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Daerah.

"Kita akan lakukan evaluasi, kalau pengangkatanya melanggar undang-undang tentu akan diproses. Kita akan memberikan petunjuk dan pedoman," kata Djohermansyah Djohan, Direktur Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Jumat (11/4). 

Petunjuk dan pedoman tersebut, kata Djohermansyah, harus dilaksanakan oleh Gubri Anas Maamun dengan melakukan pergantian pejabat baru yang kini diduduki anak, menantu dan kerabat Gubernur Riau Annas Maamun. 

"Memang tidak ada larangan Anas Maamun mengangkat anak, menantu dan kerabatnya sebagai pejabat, tetapi harus memenuhi kompetensi, sementara mereka tidak memiliki kompetensi. Harusnya soal norma dijaga gubernur dalam pengakatan pejabat Riau," katanya. 

Sebagai Gubri, kata Djohermansyah, seharusnya Anas Maamun paham pengangkatan standar seorang pejabat negara atau daerah, seperti harus memiliki kompetensi, kualitas, kapabelitas, senioritas, jenjang karir dan kepangkatan yang jelas, serta norma dan etika.

"Disamping itu juga harus melalui proses Baperjakat Daerah. Kalau itu tidak dilalui, berarti terjadi pelanggaran undang-undang dan pengangkatannya bisa di evaluasi Kementerian Dalam Negeri," katanya. [rt-dn]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT