Harga Emas Antam Turun Rp 3.000 Per Gram 

Rabu, 18 Mei 2022 - 19:41:47 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam turun Rp 3.000 per gram pada hari ini, Rabu (18/5/2022), berbalik dari perdagangan kemarin yang sempat naik Rp 7.000 per gram. 

Mengutip laman Logam Mulia, harga emas Antam kini menjadi dibanderol Rp 971.000 per gram dari sebelumnya Rp 974.000 per gram. Begitu pula harga buyback yang turun Rp 3.000 per gram menjadi sebesar Rp 855.000 per gram dari sebelumnya Rp 858.000 per gram. 

Buyback adalah harga yang di dapat jika pemegang emas Antam ingin menjual emas batangan tersebut. 

Namun, perlu diketahui bahwa harga emas Antam itu adalah yang berlaku di Butik Emas LM, Graha Dipta, Pulo Gadung, Jakarta Timur, sehingga bisa saja harganya berbeda pada gerai penjualan emas Antam lainnya. 

Adapun berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017 diatur bahwa pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen. Jika ingin dapat potongan pajak lebih rendah sebesar 0,45 persen, maka sertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) setiap kali transaksi. 

Setiap pembelian emas batangan akan disertai dengan bukti potong PPh 22. Sedangkan untuk buyback, berdasarkan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nilai lebih dari Rp 10 juta, akan dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non NPWP. 

Sebagai informasi, harga buyback yang ditetapkan Antam tersebut belum termasuk pengenaan pajak bila penjualannya melebihi Rp 10 juta. PPh 22 atas transaksi buyback akan dipotong langsung dari total nilai buyback. 

Berikut rincian harga emas Antam hari ini: 
Emas 0,5 gram: Rp 535.500 
Emas 1 gram: Rp 971.000 
Emas 2 gram: Rp 1.882.000 
Emas 3 gram: Rp 2.798.000 
Emas 5 gram: Rp 4.630.000 
Emas 10 gram: Rp 9.205.000 
Emas 25 gram: Rp 22.887.000 
Emas 50 gram: Rp 45.695.000 
Emas 100 gram: Rp 91.312.000 
Emas 250 gram: Rp 228.015.000 
Emas 500 gram: Rp 455.820.000 
Emas 1.000 gram: Rp 911.600.000.
 


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT