Rupiah Ambles ke Level Rp 14.612 Per Dollar AS 

Jumat, 13 Mei 2022 - 19:22:56 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir merah pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (13/5/2022). IHSG sempat menyentuh zona hijau pada awal sesi kedua, namun berakhir turun tipis sore ini. 

IHSG ditutup turun tipis 1,8 poin (0,03 persen) pada level 6.597,99. Asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) mencapai Rp 2,29 triliun pada perdagangan hari ini. 

Melansir RTI, terdapat 302 saham yang hijau, 234 saham merah, dan 149 saham lainnya stagnan. Jumlah transaksi seharian ini mencapai Rp 18,7 triliun dengan volume 22,65 miliar saham. Baca juga: Ini yang Harus Dilakukan Investor Saat IHSG dalam Tren “Bearish” Net sell asing tertinggi dicatatkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BBRI) sebesar Rp 571,3 miliar. 

BBRI seharian ini melemah 1,6 persen di level Rp 4.250 per saham. Adapun total transaksi BBRI mencapai Rp 1,4 triliun dengan volume 336,7 juta saham. Bank Central Asia (BBCA) juga mencatatkan aksi jual bersih tertinggi sepanjang perdagangan sebesar Rp 333,6 miliar. 

BBCA menguat 0,6 pada posisi Rp 7.325 per saham. BBCA mencatatkan total transaksi sebesar Rp 1,6 miliar dengan volume 213 juta saham. Bank Mandiri (BMRI) juga mencatatkan aksi jual bersih asing tertinggi setelah BBRI dan BBCA, sebesar Rp 298,2 miliar. 

BMRI melemah 0,9 persen pada posisi Rp 7.800 per saham. BMRI seharian ini mencatatkan total transaksi Rp 647,9 miliar dengan volume 82,8 juta saham. Saham yang menahan indeks, dipimpin oleh Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) yang ambles 4,9 persen pada posisi Rp 9.650 per saham. 

Dilanjutkan oleh Merdeka Copper Gold (MDKA) yang turun 4,7 persen pada posisi Rp 4.380 per saham. Kemudian, Dayamitra Telekomunikasi (MTEL melemah 2 persen pada level Rp 735 per saham. Baca juga: IHSG Sesi I Naik Tipis, Saham–Saham “Big Caps” 

Masih Ramai Dilepas Asing 
Sementara saham yang menopang indeks antara lain Indo Tambangraya Megah (ITMG) yang melesat 7,5 persen pada level Rp 31.725 per saham. 

Dilanjutkan oleh Harum Energy (HRUM) pada posisi Rp 10.525 per saham atau menanjak 5,2 persen. Bukit Asam sore ini ditutup menguat 4,1 persen pada posisi Rp 3.800 per saham. 

Bursa Asia hijau dengan kenaikan Nikkei dan Hang Seng Hong Kong 2,6 persen, Shanghai Komposit 0,96 persen, dan Strait Times 0,83 persen. 

Bursa Eropa bergerak di zona hijau dengan kenaikan Xetra Dax 1,32 persen, dan FTSE menguat 1,4 persen. Rupiah Adapun nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot sore ini melemah. Berdasarkan Bloomberg, mata uang garuda berada di level Rp 14.612 per dollar AS, atau turun 14 poin (0,1 persen). 

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada pada level Rp 14.619 per dollar AS pada Jumat (13/5/2022), atau turun dibandingkan sebelumnya di level Rp 14.585 per dollar AS. [**]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT