Jadi Sorotan, Goola Dapat Suntikan Modal Rp 71 Miliar

Rabu, 19 Januari 2022 - 22:24:37 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Suntikan modal Rp 71 miliar yang dilakukan oleh Alpha JWC Ventures ke start-up minuman Goola kembali menjadi perbincangan. Hal ini terjadi setelah pakar information technology (IT) Sammy Notaslimboy menyoroti suntikan modal ke perusahaan bisnis minuman manis itu, yang salah satunya adalah es doger. 

Padahal, investasi yang digelontorkan oleh Alpha JWC Ventures tersebut dilakukan pada Agustus 2019. Goola didirikan pada tahun 2018 oleh Kevin Susanto, Benz Budiman, dan putra Presiden Indonesia Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka. 

Co-founder & General Partner Alpha JWC Ventures Chandra Tjan mengatakan, investasi dan pendampingan dilakukan ke dalam perusahaan rintisan (start-up) di Indonesia dan Asia Tenggara, salah satunya seperi Goola, agar mendorong start-up di Tanah Air untuk berkembang pesat. 

Apalagi kata dia, saat dilakukan investasi tersebut, Goola sudah memiliki produk dan beberapa cabang di Jakarta, termasuk di daerah Cikini, Jakarta Pusat; dan Setiabudi, Jakarta Selatan. 

"Oleh sebab itu, setelah melakukan serangkaian penilaian dan perbandingan produk, angka penjualan, hingga proyeksi keuangan atau yang biasa disebut due diligence, Alpha JWC memutuskan berinvestasi di perusahaan tersebut secara bertahap berdasarkan pencapaian perusahaan,”ujar Chandra Tjan, Selasa (18/1/2022). 

Dengan investasi tersebut, Alpha JWC sudah memiliki saham minoritas di Goola dengan pemilik saham terbesar adalah para pendiri perusahaan, seperti Kevin Susanto, Benz Budiman, dan Gibran Rakabuming. 

Chandra Tjan juga menilai, jumlah investasi tersebut masih dalam jumlah wajar. Sebab, dengan dana kelolaan sebesar 630 juta dollar AS, Alpha JWC mampu melakukan investasi di berbagai sektor ( sector-agnostic ) dengan jumlah investasi ( ticket size ) yang beragam. Investasi tersebut mulai dari Rp 1 miliar hingga Rp 600 miliar per perusahaan untuk kepemilikan saham sekitar 10 persen hingga 20 persen. 

"Sebagai contoh di 2018, kami juga memberikan investasi 8 juta dolar AS pada Kopi Kenangan yang saat itu juga baru mulai. Jadi ini pun wajar wajar,”kata dia. 

Sebelumnya, Goola menargetkan pembukaan 15 gerai di Indonesia pada 2019 dan mencapai 100 gerai pada 2020. Tidak hanya menguasai pasar domestik, Goola juga berencana untuk melakukan ekspansi ke negara-negara lain di Asia. 

"Jika minuman manis dari negara lain bisa populer, mengapa minuman lokal kita tidak bisa? Produk kami telah diterima dengan baik oleh pelanggan." 

"Goola tidak hanya mengikuti tren konsumsi minuman manis yang sedang naik daun. Banyak (konsumen) yang bilang, minuman kami membawa kembali kenangan masa kecil mereka dan mengingatkan kembali pada tradisi yang sudah lama terlupa," kata Gibran Rakabuming. [**]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT