Inilah Wadah Plastik Aman, Kenali Kode di Baliknya

Inilah Wadah Plastik Aman, Kenali Kode di Baliknya

Metroterkini.com - Di tengah pandemi, orang-orang lebih memilih untuk membeli untuk dibungkus atau memesan lewat pesan antar. Hidangan-hidangan tersebut dikemas dalam wadah plastik agar lebih praktis. Mungkin ada yang berpikir untuk memakainya kembali daripada membiarkan sampah plastik menggunung.

Sebelum Anda melakukannya, kenali dulu kode-kode nomor yang diapit simbol panah membentuk segitiga di balik wadah plastik untuk mengetahui karakteristik dan kegunaan dari wadah plastik tersebut.

Kode nomor 1 adalah Polyethylene terephthalate (PET) yang biasa dipakai untuk botol minuman atau botol minuman soda.
Kode nomor 2 adalah High-density polyethylene (HDPE), biasanya dipakai untuk botol jus, susu, yogurt hingga kantong sampah.
Kode nomor 3 adalah Polyvinyl chloride (PVC), biasa dipakai untuk botol jus.
Kode nomor 4 adalah Low-density polyethylene (LDPE) yang biasa dipakai untuk membungkus makanan beku.
Kode nomor 5 adalah Polypropylene (PP) ada pada wadah plastik yang bisa digunakan di microwave.
Kode nomor 6 adalah Polystyrene (PS) biasanya dipakai untuk karton telur, gelas dan sendok sekali pakai.
Kode nomor 7 adalah Polycarbonate (PC) dan plastik lain.

Dikutip dari CNA, bila Anda butuh wadah plastik untuk makanan panas atau makanan yang butuh dihangatkan di microwave, pilihlah wadah plastik yang bisa dipakai berkali-kali dan tahan panas. Polypropylene (kode 5) paling cocok untuk microwave karena tahan panas.

Ada juga wadah-wadah yang dirancang untuk dimasukkan ke dalam kulkas maupun lemari pembeku, yakni plastik dengan kode 2 alias High-density polyethylene (HDPE). Sebagian wadah plastik yang dimasukkan ke dalam lemari pembeku dapat pecah karena tidak dibuat untuk temperatur ekstrem.

Bolehkah menuang sup panas ke wadah plastik? Jika wadahnya tidak dirancang untuk temperatur tinggi, plastiknya akan hancur seketika. Wadah yang aman untuk microwave pun diberi label instruksi untuk melepas dulu penutupnya sebelum dipanaskan.

Sementara itu, wadah plastik yang memang hanya berfungsi untuk sekali pakai sebaiknya tidak dipakai berulang-ulang. [**]

Berita Lainnya

Index