Kejar Target, Puskesmas Sungai Apit Terus Laksanakan Vaksinasi 

Kejar Target, Puskesmas Sungai Apit Terus Laksanakan Vaksinasi 

Metroterkini.com - Untuk mengejar target 70 % dari jumlah masyarakat Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak yang sudah memenuhi syarat untuk divaksin, Dinas Kesehatan Siak melalui Puskesmas Sungai Apit terus melakukan kegiatan vaksinasi covid-19 diberbagai daerah se- Kecamatan Sungai Apit 

Kepala Puskesmas Sungai Apit dr. Adrian Hidayat mengatakan bahwa akhir- akhir ini diperhatikan keinginan masyarakat untuk divaksin semakin berkurang, hal itu terlihat dari pelaksanaan vaksinasi pada Senin 22 November 2021 yang ditargetkan 1000 dosis habis diberikan sebanyak 120 dosis, sementara pada tanggal 23 November 2021 di Puskesmas Sungai Apit telah dilakukan vaksinasi hanya 18 orang, tunda 1 orang.

Menurut Adrian ini membuktikan berkurangnya keinginan masyarakat untuk divaksin, padahal dirinya sudah mengupayakan berbagai macam upaya untuk percepatan pelaksanaan vaksinasi tersebut, Pelaksanaannya tidak hanya di Puskesmas lagi, tapi dilakukan di setiap kampung, juga sampai ke sekolah- sekolah, tapi sampai saat ini masih dibawah 50 %.

Tambahnya, sebelum kegiatan vaksinasi dilakukan, sudah diinformasikan ke masyarakat melalui Penghulu Kampung masing- masing untuk menyampaikan ke warga kapan pelaksanan dan dimana tempat pelaksanaannya, supaya dengan mudah bagi masyarakat mendatangi tempat tersebut.

"Kita lakukan vaksinasi ini tidak hanya di Puskesmas saja, tapi setiap Kampung se-kecamatan Sungai Apit, termasuk juga di sekolah- sekolah, tapi keinginan masyarakat semakin berkurang," kata Adrian kepada metroterkini.com, Selasa (23/11/2021) sore.

Selain itu, Adrian mengharapkan perlunya kerjasama yang baik antara penghulu Kampung dan perangkat  RT/RW dan para Guru/Pendidik untuk memberikan pandangan kepada warga masyarakat, terkait vaksinasi sehingga bagi masyarakat yang belum di suntik vaksin segera mendapatkan nya.

Demikian juga dengan instansi yang ada, seperti Dinas Pendidikan, Perdagangan,Sosial, maupun dinas lainnya agar mengeluarkan Surat edaran agar memberikan sanksi tegas kepada bawahannya bagi yang tidak mau divaksin.

Hal tersebut dilakukan, demi mendukung kebijakan Pemerintah pusat dalam memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19, di tanah air.

Perlu diketahui, suntik vaksin bertujuan membentuk kekebalan kelompok (herd imunity) sehingga virus corona bisa berkurang penularannya, dan termasuk juga membentengi diri dari efek virus.

"Jangan takut untuk divaksin, demi melindungi tubuh kita dari penyakit virus, dan jangan pernah tinggal kan gaya hidup sehat dan fraktekkan dengan cara 3 M, memakai masker, mencuci tangan dangan sabun dan menjauhi kerumunan," pesan Adrian. [Ibrahim]

Berita Lainnya

Index