Piala AFF 2020, Vietnam Enggan Target Juara

Selasa, 21 September 2021 - 23:54:07 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Pelatih timnas Vietnam, Park Hang Seo tak mematok target juara setelah mengetahui hasil undian Piala AFF 2020 (2021) yang berlangsung secara virtual di Singapura, Selasa (21/9).

Vietnam tergabung di Grup B bersama Malaysia, Indonesia, Kamboja, dan Laos. Meski merupakan juara bertahan dan merupakan tim Asia Tenggara dengan peringkat FIFA terbaik dengan menempati ranking ke-95, Park tak jemawa.

"Secara umum semua tim di Asia Tenggara memiliki level yang sama. Karena itu buat saya hasil undian ini adalah normal. Saya pikir tim-tim di grup kami adalah lawan yang tangguh," kata Park di laman resmi VFF.

"Kami harus bekerja keras di setiap pertandingan. Target pertama adalah lolos ke babak penyisihan grup. Setelah itu kita bisa memikirkan pertandingan semifinal dan final," ucap pelatih asal Korea Selatan itu.

Saat ini yang menjadi fokus utama Park adalah babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022. Vietnam kalah dalam dua laga sebelumnya, yakni dari Arab Saudi dan Australia. Berikutnya The Golden Dragon jumpa China dan Oman pada Oktober.

Setelah itu Que Ngoc hai dan kawan-kawan akan bertanding melawan Jepang dan Arab Saudi pada November. Oleh karena itu, Park cukup tenang menatap Piala AFF, sebab timnya punya jadwal laga yang kompetitif.

Sudah begitu Park bisa fokus membina pemainnya. Saat ini kompetisi sepak bola di Vietnam telah dibatalkan karena kenaikan kasus Covid-19 dan memberi ruang pada Park fokus tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Sementara itu, gelandang timnas Laos Poutthasay Khochalern menilai Vietnam sebagai lawan paling tangguh. Performa Vietnam yang mengesankan dalam tiga tahun terakhir disebut sebagai hambatan terberat Grup B Piala AFF 2020.

"Kami dapat grup yang paling menantang. Itu berarti kerja keras untuk semua tim, khususnya laga melawan Vietnam, seperti yang kita tahu punya tim kuat dalam dua sampai tiga tahun terakhir," ujar Khochalern. [**]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT