Bupati Rohul Himbau Masyarakat Patuhi Prokes

Rabu, 30 Juni 2021 - 18:52:05 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) pernah disebut Presiden Jokowi di Istana Negara sebagai lima kabupaten terbaik dalam penanganan Covid-19 se Indonesia.

Untuk itu, Bupati Rohul H. Sukiman berharap penanganan Covid-19 di Kabupaten Rokan Hulu lebih ditingkatkan sehingga dapat berjalan optimal dan masyarakat disiplin patuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

Himbauan itu disampaikan Bupati Rohul H. Sukiman kepada Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Desa dan Kepala Puskesmas, saat melakukan Rapat Khusus Penanganan Covid-19 secara Virtual, di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu (30/6/2021).

Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Rohul H. Indra Gunawan, Forkompinda Rohul, Kajari Rohul Pri Wijeksono SH MH, Kapolres Rohul AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, Kemenag Rohul Syahruddin M.Sy, Ketua MDI Rohul Zulkifli M.Pdi, Wakil Ketua MUI dan Kepala OPD terkait.

Lanjut Sukiman, Ia meminta Camat dan Kepala Desa sebagai perpanjangantangan Pemerintah diwilayahnya untuk gencar menyampaikan kepada masyarakat penanganan Covid-19 ini tugas dan tanggung jawab bersama, terutama mematuhi Prokes. 

"Kepada seluruh unsur pimpinan Kecamatan, Kepala Desa mari kita berikan edukasi kepada Masyarakat dan ini tugas kita bersama, bukan hanya dokter saja," kata Bupati H. Sukiman

Tambah Sukiman, perlunya menyampaikan pemaparan kepada Camat, Kades, RW hingga RT, perlunya keseriusan dan kesungguhan untuk menerapkan disiplin 3M dan 3T.

"Perlu keseriusan dan kesungguhan kita semua, menerapkan disiplin Prokes dan 3M. Kami harapkan Kapolsek, Camat, Kapus dan Kepala Desa untuk mengingatkan kembali masyarakat agar taat Prokes, ini semua demi kebaikan buat keluarga kita semua," pintanya

Sementara itu, Kapolres Rohul AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH mengatakan Polres Rohul terus berupaya dalam penanganan Covid-19, upaya preventif dilakukan dengan deteksi, terapi dan Vaksinasi 

"Disaat kasus mulai menurun, kita harapkan jangan ada kelonggaran aturan, PPKM Mikro ini upaya dalam menekan Covid-19, selain itu upaya kita melalui Vaksinasi yang gencar kita laksanakan dalam peringatan HUT Bhayangkara ke 75," ucap Taufiq.

Selain itu kata Kapolres, upaya preventif dilakukan Polres Rohul, yaitu melalui Operasi Yustisi ditingkatkan, sebagai upaya untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat untuk Prokes.

"Yustisi ditingkatkan, kita harapkan kepatuhan masyarakat bukan saat dilakukan razia, jika kita sudah turun zona orange, aturan jangan kita longgarkan," harapnya.

Kepala Diskes Rohul dr Bambang mengaku Kasus Covid-19 di Rohul bisa cenderung menurun jika kurangnya kegiatan ditengah masyarakat. Covid-19 belum usai, ia berharap kepada Camat, Kepala Desa sampai skala kecil RW dan RT tidak bisa lepas dari Prokes.

"Penekanan kita, jika tidak melaksanakan kegiatan dimasyarakat kasus ini cenderung menurun, Covid belum berakhir camat kades sampai skala kecil tingkat RT, RW tidak bisa lepas dari Prokes, kunci menekan penyebaran Covid-19," himbaunya

"Dulu memakai masker merasa asing ditengah lingkungan, sekarang sebaliknya kalau dalam keramaian tidak tidak pakai masker merasa aneh, masker ini seperti pakaian bagi kita, tetap memakai masker ditengah kerumunan Prokes tetap dilaksanakan," harapnya

Dijelaskan Bambang, Rohul sempat terjadi penurunan kasus dari Mei hingga Juni. Kasus Covid-19 awal Mei mencapai angka 350 kasus, untuk bulan Juni terjadi penurunan menjadi 125 kasus aktif.

"Jadi ada penurunan dari bulan Mei ke Juni, jadi jangan sampai kita lengah lagi. Untuk itu kita terus menekan penyebaran semaksimal mungkin sampai tidak ada lagi kasus baru di Rohul," harapnya.

Terang Bambang, Pemberian vaksinasi terus digalakkan dan dilakukan dengan cepat kepada masyarakat, jumlah Vaksinasi sekarang dosis pertama 35 ribu dan dosis kedua 18 ribu dengan total 52 ribu dosis

"Kita selalu siapkan vaksin, jika stok vaksin kita menipis kita lakukan permintaan ke Diskes Provinsi, vaksinator jangan lelah, harus tetap kita laksanakan vaksinasi," ujarnya

"Kita juga sudah membentuk tim untuk Vaksinasi, ketersediaan tempat tidur kita juga sudah bertambah menjadi 65 saat ini baru terpakai 37, kita berusaha menekan kasus jangan sampai bertambah," pungkasnya.[Rls]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT