BKP-PP Bengkalis Masih Minim Tenaga PPL

Kamis, 20 Maret 2014 - 00:00:18 WIB
Share Tweet Google +

Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian (BKP-PP) Kabupaten Bengkalis telah mengusulkan penambahan tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) terkait dengan masih minimnya jumlah yang ada saat ini. Anggaran untuk penambahan tersebut  telah dimasukkan dalam APBD tahun 2014.

"Anggarannya sudah kita usulkan. Sejauh ini kita belum dapat informasi apakah usulan tersebut masuk di APBD atau tidak. Harapan kita tentunya tidak ada perubahan," ujar Kepala BKP-PP, Muhammad Fauzi kepada wartawan, Kamis (20/3).

Dikatakan, saat ini ketersediaan sekitar 75 orang tenaga penyuluh, dinilai belum memadai jika dibandingkan dengan banyaknya jumlah desa yang ada di Kabupaten Bengkalis. 

Terlebih pasca pemekaran desa diluar kelurahan dimana saat ini tercatat sebanyak 155 desa. Tentunya akan membuat tenaga PPL yang perlu bekerja ekstra keras menjalankan kewajiba ke desa-desa.

"Saat ini sebanyak 75 tenaga penyuluh pertanian, tersebar hampir di seluruh desa. Satu desa ada yang ditempatkan dua atau satu tenaga penyuluh, tergantung potensi dari desa tersebut. Kita berharap ada penambahan tenaga penyuluh  pada tahun ini," ujar Fauzi.

Fauzi mengatakan, dengan adanya tenaga penyuluh yang memiliki kemampuan memberikan penyuluhan, pihaknya berharap pengetahuan para petani dapat ditingkatkan, terutama dalam mengolah dan memenej pertanian, sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan pendapatan para petani itu sendiri. Kalau ditinjau dari jumlah desa yang ada, Fauzi mengatakan, sebenarnya usulan penambahan tenaga penyuluh sebanyak 25 orang tersebut masih belum memadai, karena normalnya setiap satu desa ada satu tenaga penyuluh. 

Namun demikian, bukan hanya persoalan tenaga penyuluh saja yang dipikirkan oleh BKP-PP, melainkan juga program-program lainnya. 

"Jadi dengan anggaran yang ada kita optimalkan, mana yang menjadi skala prioritas itu yang kita usulkan," ujar Fauzi. [rd]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT