7 Kasus Karhutla Riau 2013 Mandeg di Jaksa

Rabu, 19 Maret 2014 - 00:00:19 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Riau menyatakan sebanyak tujuh dari total delapan perusahaan yang ditetapkan sebagai tersanka dalam kebakaran hutan dan lahan 2013 lalu, diduga akan di beri Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan (SP3).

"Kementerian Lingkungan Hidup pada Desember 2013 telah menyerahkan berkas delapan perusahaan kepada Kejati Riau. Namun hanya satu yang diproses, sedangkan tujuh lagi informasi terakhir akan di SP3-kan. Celaka ngak itu," kata Direktur Eksekutif WALHI Riau, Riko Kurniawan di Pekanbaru, Rabu (19/3).

Walhi menilai, jika proses hukum dilakukan dengan benar-benar, maka ketujuh perusahaan tersebut pada awal tahun ini sudah duduk di kursi pesakitan menjadi terdakwa seperti dialami PT Adei Plantation di Pengadilan Negeri Pelalawan.

Bahkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi tahun 2014 serta membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terpaksa turun tangan ke Riau, terdapat empat dari tujuh perusahaan yang kembali terbakar untuk tahun ini dengan kondisi yang lebih parah.

"Sudah menjadi tersangka pada tahun 2013, tetapi masih melakukan prilaku seperti itu pada tahun ini, parah ngak itu?. Namun aparat hukum di Riau khususnya kejaksaan belum menyadari itu walau sudah diingatkan sama Presiden," katanya. [dn-ant]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT