Herliyan Akui Kesulitan Air Padamkan Karhutla

Senin, 17 Maret 2014 - 00:00:08 WIB
Share Tweet Instagram

Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh menghadiri rapat koordinasi (Rakor) pengendalian dan penanggulangaan pembakaran hutan dan lahan yang dipimpin langsung oleh Presiden RI, Susilo Bambang YUdoyono, di Gedung Daerah Provinsi Riau, Pekanbaru, Minggu (1/3).

Rakor dihadiri Gubernur Riau H Anas Mamum, Wagubri H Arsyajuliandi Rachman, Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono, Menteri Kehutanan Zulkifli Saleh, Panglima TNI, Jenderal Moeldoko, Kapolri Sutarman dan seluruh Bupati/walikota se-provinsi Riau, Kapolres se-Riau dan camat se- Riau.

Dari Bengkalis, selain Bupati juga turut hadir Sekda Bengkalis H Burhanudin, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Bengkalis Herman Mahmud, Kepala BPBD Damkar Muhammad Jalal dan Kadis Kesehatan, Syukri.

Menurut  Bupati, musibah kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten bengkalis menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat baik secara ekonomi maupun kesehatan. Pemkab Bengkalis sendiri telah berusaha maksimal melakukan pemadaman dengan mengerahkan segala kekuatan, hanya saja faktor angin dan susahnya air membuat kebakaran sulit dikendalikan.

Ditambahkan Bupati, Pemkab akan melakukan evaluasi terhadap kebakaran hutan dan lahan karena kalau melihat kebakaran yang terjadi saat ini, lebih disebabkan oleh aktivitas masyarakat yang membuka lahan dengan cara membakar. Kemudian lokasi yang terbakar saat ini, bukan lokasi yang pernah terbakar tahun lalu.

Ditambahkan Bupati, ada tiga hal yang ditegaskan Presiden dalam rakor tersebut. Pertama,  dalam tiga minggu ke depan tidak ada lagi api dan asap di Riau. Kedua, setelah Pemilu lakukan langkah tegas terhadap pembakar lahan. Ketiga, lakukan evaluasi terhadap izin-izin lahan yang telah diberikan. [rilis]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT