Proyek Pembangunan Sirkuit Duri Tanpa Amdal

Senin, 17 Maret 2014 - 00:00:07 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Proyek pembangunan sirkuit di samping stadion, Kelurahan Air Jamban, KecamatAn Mandau, tanpa analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal). Tak adanya  Amdal mengindikasikan proyek sirkuit yang menghabiskan dana APBD Bengkals Rp8 miliar lebih, itu dipaksakan. Diduga pembangunan proyek tanpa studi.

Mengenai tak adanya Amdal diakui Hambali PPTK proyek tersebut. "Sirkuit itu dibangun memang tanpa Amdal," kata Hambali bebewaktu lalu.

Menurut seorang konsultan perencana yang sudah malang melintang di proyek pemerintah d Kabupaten Bengkalis, sebuah proyek kecuali proyek gedung biasa, harus ada Amdalnya.

Berdasarkan Amdal tersebut kemudian baru dibuat perencanaan dan kemudian diterbitkan izin mendirikan bangunan (IMB).

"Proyek seperti pelabuhan, sirkuit, lapangan udara, rumah sakit harus punya Amdal," kata Reza Alfian ketika diminta pendapatnya tentang Amdal.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi ulang melalui telepon seluler kepada Hambali, apakah proyek pemerintah tidak perlu Amdal, teleponnya tidak diangkat. Demikian juga sms yang dikirim juga tidak dibalas.

Sementara proyek sirkuit yang dikerjakan PT GMI di areal seluas 4.000 meter persegi dengan panjang lintasan 1.200 meter, itu sampai saat ini belum bisa difungsikan sebagaimana mestinya.

Sebab, lintasan base sepanjang 1.200 meter  dengan lebar 10 meter ditikungan dan 12 meter lintasan lurus belum layak untuk lintasan road race dan belum memiliki fasilitas pendukung, seperti tribun penonton, areal parkir dan toilet.

Disamping itu, sirkuit yang dibangun sekitar 8 km dari pusat kota Duri, itu juga belum punya jalan akses parmanen. Untuk sampai ke lokasi kita harus melewati jalan tanah PT Chevron. [rd]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT