Presiden Tanya Bupati Kampar Tentang Karhutla

Ahad, 16 Maret 2014 - 00:00:16 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Bangkinang Terkini - Meski tak kurang dari 15 menit berada di lokasi kebakaran lahan di kawasan kilometer 21 Desa Rimbo Panjang, Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih sempat ngobrol kecil dengan Bupati Kampar Jefry Noer, soal kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Riau.

"Hanya ini yang terbakar? Masih ada yang lain?,"  tanya SBY sembari berjalan mendekati lokasi kebakaran yang berjarak 1 kilometer dari Posko BNPB Kampar yang berdiri persis di pinggir jalan lintas Pekanbaru-Bangkinang itu, Sabtu (15/3).

Tak ada lagi, Pak. Yang lain Alhamdulillah, sudah berhasil kita padamkan, Jefry menjelaskan.

Apa bedanya lahan yang terbakar dan lahan yang sengaja dibakar, SBY kembali bertanya.

Kalau terbakar, orang yang punya lahan pasti ikut langsung memadamkan api. Tapi yang sengaja membakar, mereka justru kabur, Jefry menjawab gamblang. Mendengar jawaban itu, SBY merenung sejenak.

Tolong pantau terus daerah Saudara, terus padamkan api dan waspada selalu di musim kemarau, SBY kemudian mengingatkan Jefry.

Bagi Jefry, kunjungan SBY ke Riau khususnya ke Desa Rimbo Panjang Kabupaten Kampar justru membawa keberkahan tersendiri. 

"Beliau adalah pemimpin yang amanah. Bayangkan saja, masih hanya niat datang ke Riau, hujan sudah turun," kata Jefry.

Pas datang, justru sudah bisa langsung mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II. 

"Lagi-lagi hujan turun. Yang turun itu bukan hujan buatan. Tapi berkah atas kedatangan pemimpin yang amanah. Gimana mau membikin hujan buatan, wong pesawat saja nggak bisa terbang. Jadi ini semata-mata alam," ujarnya.

Dengan keberkahan itu kata Jefry, mudah-mudahan arahan SBY kepada semua stakeholder waktu di Rimbo Panjang supaya tiga pekan ke depan asap dan api sudah tak ada lagi, segera terwujud.

"Masyarakat Kabupaten Kampar dan Riau pada umumnya, sangat berterimakasih atas kunjungan Bapak Presiden. Ini menjadi satu keberkahan yang luar biasa bagi kami," ujarnya.

Khusus kepada seluruh kepala desa dan camat di Kabupaten kampar, Jefry berpesan supaya para stafnya itu lebih rajin lagi memantau kondisi lapangan.

"Kalau ada muncul tanda-tanda api, segera laporkan. Biar tindakan cepat bisa dilakukan," pintanya [Adv/Humas]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT