Timur Seangkatan SBY di Bosnia

Selasa, 05 Oktober 2010 - 15:40:12 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Pengamat Kepolisian dari Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menilai tak ada kepentingan luar biasa di balik terpilihnya Komisaris Jenderal Timur Pradopo sebagai calon kapolri. Meski, munculnya nama Timur terkesan mendadak. Hanya saja, Timur diketahui dekat dengan SBY.

"Ketika jaman Soeharto, mereka pernah dekat di Bosnia," kata Neta saat dihubungi Selasa 5 Oktober 2010. IPW mengaku sudah lama menduga SBY menginginkan Timur jadi Kapolri. "SBY nyaman dengan Timur," tambah Neta. Dugaan kedekatan SBY dengan Komjen Timur Pradopo sebelumnya disampaikan anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat, Nasir Djamil. Nasir mengatakan, ada semacam ikatan emosional antara Presiden SBY dengan Timur -- karena sama-sama dari Jawa Timur. Komjen Timur Pradopo kelahiran Jombang. Nasir juga mendengar, Timur pernah sama-sama bertugas dengan SBY di Bosnia saat bergabung di Kontingen Perdamaian.

"Jadi mungkin ada kedekatan dan SBY tahu bagaimana Timur Pradopo." Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajukan nama Komjen Timur Pradopo sebagai Kapolri ke Dewan Perwakilan Rakyat. Ketua DPR Marzuki Alie yang mengumumkan langsung surat pengajuan itu kepada wartawan.

Penunjukkan Timur sebagai calon tunggal di hari yang sama dengan kenaikan pangkatnya sebagai bintang tiga. Timur yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya dipromosikan menjadi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam). Padahal sebelumnya, Mabes Polri mengajukan dua nama sebagai Calon Kapolri pengganti Jenderal Bambang Hendarso Danuri, yaitu Komjen Nanan Sukarna dan Komjen Imam Sudjarwo. **/bb


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT