BBM Jatah Bengkalis Diduga Di Jual Keluar

Senin, 10 Maret 2014 - 00:00:20 WIB
Share Tweet Google +

Bengkalis Terkini - Camat Bengkalis, Rusli menduga Bahan bakar minyak (BBM) yang dialokasikan untuk Pulau Bengkalis dijual keluar daerah, salah satunya ke Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dugaan ini disampaikan Camat Bengkalis, Rusli saat menghadiri Rapat Kominda bertempat di Lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Senin (10/3). Aksi penjualan BBM tersebut dilakukan melalui Desa Ketam Putih Kecamatan Bengkalis.

“Ini perlu menjadi perhatian kita bersama, karena seharusnya BBM yang dialokasikan ke Bengkalis tidak boleh dijual keluar,” ujar Rusli.

Dikatakan, kalau melihat kondisi jumlah kendaraan bermotor di Bengkalis, rasanya tidak mungkin akan terjadi kelangkaan BBM setiap hari, khususnya premium yang masuk cukup banyak.

Namun, kenyataannya kelangkaan sering terjadi dan diduga salah satu penyebabnya karena penjualan BBM ke Pulau Padang melalui Ketam Putih.

"Sangat memungkinkan BBM bersubsidi ini dijual kesana, karena di sana kan banyak kilang-kilang, misalnya kilang sagu," kata Rusli lagi.

Dirinya berharap, dugaan penjualan BBM ke luar daerah Bengkalis ini perlu segera disikapi mengingat kelangkaan BBM yang terjadi bisa menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat.

Apalagi dalam waktu dekat akan diselenggarakan pesta Demokrasi Pemilu Legislatif pada tanggal 9 April mendatang, seyogyanya pelaksanaan Pemilu tersebut hendaknya berjalan dengan aman, tertib dan lancar tanpa kendala apapun.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bengkalis H Ismail saat dikonfirmasi terkait pernyataan Camat Bengkalis tersebut mengatakan, kalau sejauh ini belum ada laporan yang masuk.

"Laporan seperti itu (dugaan penjualan BBM keluar daerah Bengkalis,red) belum ada kita terima. Namun demikian, apa yang disampaikan Pak Camat akan menjadi perhatian dan akan segera kita tindaklanjuti," ujar Ismail.

Dikatakan, selama ini tim dari Disperindag selalu melakukan monitoring pendistribusian BBM baik ditingkat APMS maupun Pos APMS yang ada di desa-desa, termasuk di Ketam Putih. 

Selama proses pengawasan tersebut, tim belum pernah menemukan adanya dugaan penjualan BBM keluar Bengkalis.

"Kita akan koordinasikan dengan Pak Camat, untuk memastikan hal ini. Persoalan BBM sangat sensitif, jadi kita perlu segera bertindak cepat," kata mantan Kadis Perkebunan dan Kehutanan ini.**rd

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT