Udara Bengkalis Mulai Tidak Sehat

Senin, 03 Maret 2014 - 00:00:20 WIB
Share Tweet Instagram

Karhutla mulai berdampak kepada kabut asap tebal yang menyelimuti seluruh wilayah di Kabupaten Bengkalis. Bahkan di kecamatan Mandau, berdasarkan pantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) sudah mencapai angka 600, dengan artian kondisi udara sudah mulai tidak sehat untuk kesehatan. 

Sementara itu di pulau Bengkalis, Bukitbatu, Siak Kecil, ISPU diperkirakan juga sudah melebihi angka 500. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bengkalis Arman AA yang dihubungi kemarin membenarkan kalau kabut asap tebal mulai mempengaruhi kondisi kesehatan, karena saat ini kondisi udara sudah mulai dikategorikan kurang sehat. 

Ia tidak menyangkal kalau data ISPU di Mandau sudah mencapai 600, sedangkan untuk pulau Bengkalis alat pendeteklsi udara ISPU mengalami kerusakan.

“Untuk Mandau sudah terdeteksi, ISPU mencapai 600, jauh dari angka normal dibawah 200. Sedangkan untuk pulau Bengkalis belum diketahui berapa tingkat pencemaran udara akibat karhutla, karena alat pendeteksi udara mengalami kerusakan,”papar Arman.

Mantan Kadishubkominfo ini, ketika ditanya langkah perbaikan alat pendeteksi udara itu, menjelaskan kalau pihaknya sudah mengirim surat kemarin ke Pekanbaru untuk dilakukan perbaikan atau peminjaman alat pendeteksi udara. 

BLH Bengkalis berupaya secepat mungkin memperbaiki alat yang rusak tersebut.

“Berdasarkan kondisi udara yang terjadi, kita mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan masker. Khususnya anak-anak dan balita diingatkan kepada orang tua apabila keluar rumah memakai masker, karena kondisi udara mulai tidak sehat bisa menimbulkan berbagai macam penyakit,”imbau Arman. **rd


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT