Bupati Ingatkan Empat Sifat Kesombongan Manusia

Ahad, 02 Maret 2014 - 00:00:22 WIB
Share Tweet Instagram

Bupati Rokan Hulu (Rohul), Riau, Drs H Achmad M.Si menyatakan ada empat potensi membuat manusia sombong, serta timbulkan mudharat, kesombongan dan angkara murka. Namun, bila keempat potensi dikembangkan dengan baik, akan timbulkan manfaat bagi kemaslahatan umat.

Hal itu di sampaikan, Bupati Rohul, Drs. H. Achmad, MSi, Kamis (27/2), saat membuka dialog interaktif Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Rohul, yang dihadiri Ketua FKUB Rohu, Ustad Yulihesman S.Ag, Kasi Intel Kejari Pasirpengaraian, Rudi, perwakilan MUI, perwakilan kemenag Rohul, serta para ulama, organisasi islam, pendeta, organisasi non Islam, dan tokoh lainnya, di Hotel Glora Bhakti, Pasirpengaraian. 

Dikatakan Bupati lagi, dimana keempat potensi tersebut, rupawan nan elok, genetika atau garis keturunan, harta dan kekuasaan, serta kecerdasan atau ilmu pengetahuan. Keempatnya, justru jadi sarana mendekatkan diri dan pengabdian ke Allah SWT, termasuk perlu difahami bila keksuasaan untuk syiar Islam sangatlah efektif, karena segenggam kekuasaan akan lebih berharga daripada sekeranjang nasehat.

"Sejahat apapun orang itu, pasti ada rasa kemanusian didalalam hatinya. Biar diketahui ada satu alkhikayat mengatakan, dimana seorang wanita yang alim namun karena mengurung kucing hingga mati, akhirnya wanita itu masuk neraka. Kemudian ada seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) beri minum seekor anjiing yang kehausan lalu anjing itu bisa hidup, si wanita itu masuk surga.

"Maka janganlah karena kecantikan membuat sombong. Karena itu pemberian Allah, kemudian janganlah karena harta membuat angkuh, karena itu amanah Allah. Juga jangan karena keturunan jadi remeh dengan orang lain, sebab itu hanya titipan Allah dan jangan pula karena ilmu pengetahuan membuat merasa banga diri karena ilmu Allah lebih tinggi, jika dibandingkan ilmu manusia yang baru setitik atau seciul dari lautan yang luas," ucap Bupati lagi.

Bupati juga mengaku, melalui dialog interaktif yang ditaja FKUB Rohul sangat penting sekali. Karena dengan keberadan FKUB di Rohul, merupakan strategis yang kedepannya bisa menyatukan seluruh umat. Dan yang terpenting,melalui FKUB bisa memecahkan persoalan-persoalan antar agama di Rohul, Karena FKUB ibarat rembulan yang terangi dunia. 

"Bila ada rembulan di malam hari, maka dunia akan terang, baik dari halangan-halangan yang ad, disanalah FKUB berperan. Dan potensi yang ada di FKUB, diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menyatukan umat manusia. Pada haketatnya, agama sama dengan berakal, karena orang yang tidak beragama tidak berakal. Karena diagama apapun tidak satupun ajarannya yang merugikan," kata Bupati Achmad. 

Sementara itu, diakui Ketua FKUB Rohul, Yulisman S.Ag, kegiatan yang digelar dengan hadirkan seluruh tokoh agama, ulama, organisasi Islam, organisasi agama lainnya, untuk bisa menyatukan presepsi dan hindari gesekan antar agama. 

"Jelasnya, dengan adanya legiatan yang ditaja FKUB ini, bisa menyatukan umat. Kemudian, bisa hindari gesekan-gesekan yang ada, sehingga kedepannya kerukunan umat beragama di Rohul bisa terus terjaga dengan baik, tanpa adanya gesekan dan permasalahan. Bukan itu saja, segala permasalahan yang ada nantinya bisa diselasaikan melalui FKUB," ucap Yulisman.**Humas/Adv


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT