Trump Larang TikTok, China Duluan Blokir Puluhan Aplikasi

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 17:09:26 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - China meradang usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump memblokir aplikasi TikTok dan Wechat. Larangan aplikasi milik perusahaan asal China itu akan berlaku dalam 45 hari ke depan sejak diumumkan pada Jumat (7/8).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin menilai langkah AS dilakukan dengan mengorbankan warga dan perusahaan setempat yang menggunakan kedua aplikasi tersebut.

Namun kemarahan ini sebetulnya tak sejalan dengan kebijakan yang dibuat di China. Sejumlah aplikasi menjadi sasaran pemblokiran pemerintah setempat sehingga tak bisa digunakan di China.

Mengutip Travel China Cheaper, ada puluhan aplikasi diblokir di China. Jenis aplikasi ini beragam mulai dari sosial media, aplikasi penonton video, hingga kebutuhan pengiriman surat elektronik atau dikenal email.

Misalnya China memblokir aplikasi email seperti Gmail, Google Apps, Google Play, Microsoft Onedrive, Slack, dan Hootsuite.

Selanjutnya aplikasi sosial media populer yaitu Facebook, Instagram, Twitter, Snapchat, Pinterest, Quora, Tumblr, Reddit, dan AO3.

Tidak sampai di situ, terdapat aplikasi menonton video yang diblokir penggunaannya di China.

Aplikasi tersebut yakni YouTube, DailyMotion, Vimeo, Twitch, Periscope, Pandora, Spotify, dan Soundcloud.

China juga memblokir aplikasi media pemberitaan seperti New York Times, BBC, Financial Times, Wall Street Journal, Reuters, CNN, dan TIME.

Sedangkan aplikasi mesin pencarian yang diblokir di China yakni Google, Amazon, Wikipedia, Yahoo, dan DuckDuckGo.

Selanjutnya aplikasi pesan singkat seperti WhatsApp, Facebook Messenger, Telegram, Line, Signal, dan aplikasi asal Korea, KaKao Talk. Kemudian aplikasi blog yang diblokir di China antara lain Medium, Blogspot, dan WordPress.com.

Selain itu Skype, Google Hangouts, Viber, situs porno, situs VPN, hingga situs politik yang dianggap sensitif juga diblokir di China.

Melansir Gadgetsnow, pemerintah China memang sangat ketat terhadap aplikasi internasional. Mereka juga melakukan sensor ketat yang dikenal sebagai 'Great Firewall of China' sejak lebih dari satu dekade lalu. [***]
 

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT