Dino: Pesantren Bukan Sarang Teroris

Sabtu, 15 Februari 2014 - 00:00:14 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Peserta konvensi Capres Partai Demokrat Dino Patti Djalal menegaskan bahwa pesantren bukanlah sarang teroris, melainkan institusi penebar rahmat ke seluruh penjuru dunia.

Pernyataan Dino tersebut menjawab pertanyaan salah seorang santri pondok pesantren As Salam Kabupaten Tuban, Jawa Timur, saat ia memberikan kuliah umum di hadapan ribuan santri As Salam, Sabtu (15/2).

Menurut Dino, anggapan orang dan pihak luar yang menyebutkan pesantren sebagai sarang teroris adalah keliru besar.

"Saya yakin jika Duta Besar Amerika dan negara negara luar diundang ke sini (pesantren As Salam) mereka akan memandang Islam sebagai rahmatan lil alamin," katanya.

Teroris sendiri menurut Dino bukan lahir dari Indonesia, tetapi dari Pakistan. "Pemahaman mereka yang keliru dalam memandang Islam telah memperburuk citra Islam itu sendiri," katanya.

Menurut Dino, lagu mars pesantren As Salam yang dinyanyikan dalam tiga bahasa tidak hanya menunjukkan pesantren As Salam terbuka dengan dunia luar, tetapi juga menunjukkan keunggulan santri As Salam dalam penguasaan iptek.

"Kehidupan santri As Salam jauh lebih baik dari pelajar di Amerika, terutama dalam soal disiplin. Di sini santrinya lebih disiplin daripada pelajar di Amerika yang 

lebih bebas dan individualistis," kata mantan duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat ini.

Dino Patti Djalal sendiri bersama rombongan menginap di Pesantren As Salam. Kedatangan Dino disambut oleh pendiri Pesantren As Salam KH Muhaimin Tamam dan ribuan santri yang berdiri di sepanjang jalan menuju pesantren.**rls


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT