Cara Tak Biasa Pakai Parfum Agar Wangi Tahan Lama

Kamis, 06 Agustus 2020 - 23:28:53 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Parfum biasanya disemprot atau dioles pada titik-titik tubuh tertentu agar aromanya lebih semerbak dan tahan lama. Selama ini yang kita tahu, parfum diaplikasikan pada pergelangan tangan, belakang telinga juga leher.

Alasannya karena di area tersebut lah terdapat titik nadi di mana pembuluh darah mengalir paling dekat dengan kulit. Jadi begitu parfum disemprotkan di tempat-tempat itu akan memancarkan hawa panas yang dapat membantu aroma parfum menyebar lebih cepat.

Tapi selain di beberapa titik nadi yang telah disebutkan, ternyata ada area lain yang juga jangan dilewatkan saat memakai parfum. Memakainya di area tersebut mungkin terkesan aneh pada awalnya tapi bisa memaksimalkan aroma parfum kesukaanmu.

1. Belakang Lutut

Menyemprotkan parfum di belakang lutut mungkin akan terkesan aneh, belum lagi sepertinya susah dan rumit. Tapi setelah terbiasa kamu akan merasakan perbedaannya.

Pada bagian belakang lutut juga terdapat titik nadi dan termasuk yang paling sempurna jika ingin aroma parfum bertahan seharian. Selain itu menurut pakar parfum Steven Claisse, belakang lutut cenderung lebih hangat dari lipatan tubuh lainnya sehingga dapat 'menangkap' dan menahan aroma. Jadi setiap kali kamu bergerak, aroma parfum juga akan mengikuti arah gerakan dan menebarkan daya tariknya.

Untuk hasil terbaik semprotkan parfum setelah mandi. Bisa juga setelah memakai body lotion agar wanginya lebih menempel pada kulit.

2. Paha Bagian Dalam

Paha bagian dalam umumnya memiliki suhu lebih hangat daripada area tubuh yang lain. Panas tubuh akan meningkatkan aroma semerbak yang bertahan lama ketika parfum disemprotkan. Bahkan awetnya bisa sampai seharian.

Cara ini juga diterapkan aktris Halle Berry. Dia memberikan tips agar parfum lebih tahan lama adalah dengan mengaplikasikannya pada bagian dalam paha kiri dan kanan.

"Cara pakai parfum yang seharusnya, semprotkan di antara paha bagian dalam. Suhu parfum akan naik dan aromanya bisa tahan seharian. Dan ketika memeluk seseorang bau parfummu tidak akan menempel di bajunya," kata Halle Berry, seperti dikutip dari Daily News.

3. Perut atau Pusar

Suhu tubuh yang hangat bekerja selayaknya 'diffuser' atau pembaur aroma bagi parfum. Bahkan bisa melepaskan aroma-aroma tertentu yang sering kali tak keluar saat mengenakan parfum. Nah, perut merupakan salah satu area tubuh paling hangat di tubuh dan kenapa tidak coba memakainya juga di situ?

"Setiap daerah pada tubuh yang memancarkan panas akan meningkatkan aroma, dan pusar salah satunya," kata Steven, dilansir Self.

4. Pergelangan Kaki

Jangan lupakan juga bagian kaki. Sering kali diabaikan, tapi menyemprotkan parfum di area ini akan membuat aroma tubuhmu makin maksimal. Apalagi jika kamu memakai rok atau maxi dress yang ketika berkibar saat berjalan akan semakin menyebarkan aromanya.

"Pergelangan kaki selalu bergerak, sehingga dapat meninggalkan jejak aroma kemanapun pergi, aroma ini terus tercium dari kepala hingga kaki," tambah Steven.

5. Betis

Menyemprotkan parfum di betis akan efektif bila kamu memakai mini dress, midi dress, short pants atau rok. Gesekan antara kaki saat berjalan akan menghangatkan kulit di sekitarnya dan membuat aroma tercium lebih kuat sepanjang hari. [***]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT