Kelud Erupsi, Pertandingan ISL Ditunda

Jumat, 14 Februari 2014 - 00:00:21 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Erupsi Gunung Kelud membuat PT Liga Indonesia (PT LI) memutuskan untuk menunda sejumlah pertandingan Indonesia Super League (ISL) yang berlangsung di wilayah Jawa Timur.

"Melihat kondisi yang terjadi saat ini, PT LI memutuskan untuk menunda semua pertandingan di Jawa Timur dan tempat yang terkena dampak erupsi Gunung Kelud. Hal tersebut, dilakukan paling tidak sampai tanggal 17 Februari," ungkap CEO PT LI, Joko Driyono.

Sejumlah pertandingan yang sudah resmi ditunda adalah laga antara Persela Lamongan melawan PSM Makassar, di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (15/2), Arema Cronus menghadapi Barito Putra di Malang (16/2) dan Persita Tangerang melawan Persik Kediri (17/2).

Dilanjutkan Joko Driyono, PT LI dalam posisi menunggu dan memantau perkembangan dampak dari erupsi Gunung Kelud untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Kami mencoba melakukan simulasi untuk perubahan dan penentuan jadwal baru tersebut," tambahnya.

Abu vulkanik dari erupsi Gunung Kelud yang terbawa hingga wilayah Bangkalan, juga mengakibatkan pertandingan ISl antara Persepam Madura United melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Jumat (14/2) sore, ditunda.

Ketua Panitia Pelaksana Persepam MU M Syafi'i, menuturkan, penundaan pertandingan murni "force majeur". Apalagi, sudah disepakati kedua kubu serta pengawas pertandingan.

"Sebelumnya, kami sudah mendapatkan imbauan dari Dinas Kesehatan Bangkalan untuk menggunakan masker terkait turunnya abu vulkanik dari Gunung Kelud, karena cukup membahayakan," ucapnya.

Menurutnya, abu vulkanik dari erupsi Gunung Kelud sudah sampai di wilayah Bangkalan pada Jumat dini hari dan menimpa ruas lapangan Stadion Gelora Bangkalan.

Selain Bangkalan yang lokasinya lebih dekat dengan Surabaya, abu vulkanik yang terbawa hembusan angin cukup jauh hingga ke wilayah Kabupaten Sampang dan Pamekasan.


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT