Pemkab Rohul Anggarkan Dana Pemberantasan Pekat

Jumat, 14 Februari 2014 - 00:00:20 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Menanggapi aksi damai puluhan massa Front Pembela Islam (FPI) Rokan Hulu, Ketua DPRD Rohul Hasanuddin Nasution mengaku pihaknya juga berkomitmen memberantas penyakit masyarakat (pekat), termasuk peredaran narkoba.

"Kami juga sangat mendukung dan berkomitmen, apalagi setiap pembahasan, ada kami bahas dananya dari APBD," kata Hasanuddin kepada massa FPI di halaman kantornya, Jumat (14/2).

Menurutnya Peraturan Daeran (Perda) tidak akan bisa mengatur peraturan diatasnya. Namun DPRD tetap komitmen memberantas pekat dan narkoba, apalagi Kabupaten Rohul merupakan daerah strategis lintasan narkoba tiga provinsi yakni Riau, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

"Memang ini nampaknya perkembangan zaman, apalagi Rohul daerah strategis," jelasnya.

Hasanuddin mengungkapkan, dalam APBD Rohul 2013 sudah dianggarkan dana sekitar Rp285 juta untuk pemberantasan pekat dan peredaran narkoba. Tahun ini, DPRD Rohul akan anggarkan dana sekitar Rp385 juta dalam APBD 2014.

"Kami usahakan bisa anggarkan dana Rp385 juta yang tujuannya untuk meminimalisir pekat," ujarnya.

"Jika memang Pemda tidak bisa meminimalisir pekat, sebaiknya diserahkan saja nanti kepada FPI Rokan Hulu," tambah Hasanuddin kepada massa FPI dan disambut sorakan syukur. "Alhamdulillah, Allahu akbar," teriak massa. Tak lama, mereka pun meninggalkan kantor DPRD Rohul.

Ada lima poin tuntutan dari FPI Rohul pada aksinya. Dua di antarnya adalah menolak keras pembebasan ratu narkoba asal Australia Schapelle Leigh Corby alias Corby (36) dan pemberlakukan Perpres No 74 Tahun 2013 tentang aturan minuman beralkohol (Minhol). [adv-hms]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT