Cara Atasi Power Window Seret karena Debu

Sabtu, 25 Juli 2020 - 23:42:28 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Sistem power window sama seperti komponen lainnya pada mobil, butuh perawatan berkala. Mengurus fitur yang tugasnya menggerakkan kaca jendela mobil naik dan turun menggunakan jari ini tak sesulit yang dikira karena bisa dilakukan sendiri di rumah.

Power window merupakan fitur modern yang menggantikan tuas engkol untuk membuka dan menutup kaca. Masalah utama pada sistem elektronik ini yakni seret atau macet saat bergerak, selain itu kecepatan gerakannya juga bisa melambat.

Power window bermasalah kadang merepotkan sebab bisa bikin kaca tak tertutup sempurna atau malah tak bisa membuka sama sekali. Kendala ini bikin susah aktivitas mengemudi, misalnya saat ingin membayar jalan tol atau saat parkir dan bisa menjengkelkan ketika hujan.

Kepala Bengkel Auto2000 dealer utama Toyota cabang Bekasi Timur, Sapta Agung Nugraha, memaparkan salah satu penyebab umum fungsi power window bermasalah karena karet kaca atau komponen rel kotor.

Kotoran itu datang dari debu yang menumpuk seiring pemakaian dan tidak dibersihkan. Pemilik mobil diimbau membersihkannya secara berkala dan hal ini bisa dilakukan tanpa perlu ke bengkel.

Sapta menjelaskan buat perawatan pemilik perlu menyiapkan produk penyemprot cairan silikon (silicon spray) yang mudah ditemukan di pasaran. Kata Sapta cairan jenis ini direkomendasikan karena lebih netral dan tak bikin debu mudah menempel saat digunakan.

Gunakan silicon spray itu untuk membersihkan karet-karet pada area kaca. Karet itu fungsinya menyaring debu yang menempel pada kaca sebelum kaca diturunkan.

"Semprot cairan itu di sepanjang jalur karet, termasuk karet yang menempel pada frame pintu, setelah itu lap dengan kain bersih. Silicone spray bisa merontokkan kotoran yang menempel dan mengembalikan kondisi karet seperti semula," kata Sapta mengutip situs resmi Auto2000, Jumat (24/7).

Sapta menganjurkan pengemudi dan penumpang tidak terlalu sering menurunkan kaca jika dalam kondisi basah. Setelah hujan atau sehabis dicuci, area karet mesti dipastikan kering sebelum kaca digerakkan.

Pemilik juga disarankan tidak terlalu sering membuka atau menggerakkan kaca ke bawah saat melewati jalanan berdebu. Debu yang menempel pada kaca dapat merusak power window mobil.

"Sebab potensi debu menempel cukup besar, karena debu sendiri bisa merusak kinerja dari power window itu sendiri," ujar Sapta.

Jika membersihkan karet-karet tidak bisa menyelesaikan masalah, ada indikasi komponen power window seperti bagian motor penggerak sudah melemah. Bila demikian penyakitnya pemilik disarankan menyerahkan perawatan kepada ahlinya. [***]
 


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT