Barang Bukti dari Pabrik Ekstasi Pekanbaru Dimusnahkan

Kamis, 13 Februari 2014 - 00:00:16 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Barang bukti (BB) narkoba yang diproduksi di Jalan Harapan Raya Pekanbaru dan berhasil diamankan oleh Polsek Senapelan beberapa waktu lalu dimusnahkan. Tersangka dalam kasus ini sebanyak lima orang tersangka telah diamankan.

Kapolsek Senapelan AKP Ari Kartika Bhakti yang didampingi Kanit Reskrim Iptu Syahrizal juga dihadiri Kasat Res Narkoba Polresta Pekanbaru Kompol Hicca A. Siregar, perwakilan Kejari Pekanbaru dan Camat Senapelan Zarman Chandra di hadapan para tersangka, Kamis (13/2) telah menyaksikan pemusnahan barang bukti narkoba jenis shabu-shabu dan ekstasi.

Pemusnahan barang bukti (BB) yang di lakukan di halaman Polsek Senapelan Pekanbaru , Kamis (13/2) berupa shabu-shabu senilai Rp350 juta atau seberat setengah kilogram dan ratusan pil ekstasi beserta bubuk pencampur lainnya yang di larutkan dalam air panas dan selanjutnya kemudian diblender. 

Barang bukti tersebut seterusnya dilarutkan dalam air panas dan diblender. Setelah hancur larut itu selanjutnya dibuang ke selokan dekat Polsek Senapelan Jalan Yos Sudarso Pekanbaru.

"Pemusnahan barang bukti kejahatan peredaran narkotika hasil sitaan dari lima tersangka berupa ekstasi seharga Rp350 juta telah dimusnahkan dengan cara diblender," ujar

Kapolsek melalui Kanit Reskrim kepada wartawan.

Pemusnahan dilakukan agar barang bukti tidak kembali beredar. "Barang bukti yang dimusnahkan, disisakan 0,1 gram untuk barang bukti dipersidangan nanti," kata Iptu Syahrizal. 

Sebanyak lima tersangka yang ditangkap saat ini telah diamankan di tahanan Polsek Senapelan. Tersangka adalah Akiat (36) warga Perumahan Mutiara No.9, Aling alias Suratni (36) istri Akiat, Awan (38) warga Dumai, Awi alias Alwi (34) warga Jalan Kamboja Sukajadi, Pekanbaru dan Abriyanto alias Totok (35) warga Rokan Hilir. 

Jaringan narkoba dengan omzet sekitar Rp 4 miliar perbulan ini ditangkap beberapa waktu lalu di sebuah rumah di Jalan Harapan Raya. Di rumah yang dikontrak Akiat (36) di  Perumahan Mutiara No.9 Jalan Harapan Raya Pekanbaru sekaligus dijadikan pabrik ekstasi rumahan.

Ke lima tersangka tersebut terancam hukuman mati karena disangkakan melanggar Undang-Undang tentang Narkotika nomor 35 Tahun 2009.**dn

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT