Padi Gagal Panen, Akibat Banjir Bandang di DAS Air Mantai

Sabtu, 06 Juni 2020 - 19:10:29 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Akibat curah hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Kaur Bengkulu dan sekitarnya dalam satu minggu terakhir, menyebabkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Air Mantai Desa Durian Besar dan Tanjung Beringin Kecamatan Luas Kabupaten Kaur meluap.

Banjir Bandang ini terjadi pada Jum'at, 5 Juni 2020, pukul.22,00 Wib, di  Kecamatan Luas dan sekitarnya. Hujan yang mengguyur daerah ini sejak pukul, 15.30-21.30 Wib, menyebabkan banjir bandang yang menghantam persawahan masyarakat.

Pjs Desa Durian Besar Indra, menyampaikan akibat banjir bandang sawah warga diprakirakan banyak gagal panen, sebab posisi padi sudah dibawah akibat kencangnya arus air yang meluap dan masuk ke sawah masyarakat.

"Saat ini lebih kurang 30 hektar sawah warga hancur, di sepanjang DAS Air Mantai ini, yang terdiri dari masyarakat Durian Besar, Tanjung Beringin, Padang Jati, Ganda Suli dan Umbul, saat ini kita lagi melakukan pendataan," tegas Indra.

Hal senada disampaikan oleh Zainul (46) salah satu masyarakat Desa Tanjung Beringin yang terkena dampak banjir bandang ini, sangat berharap ada perhatian dari pihak terkait, seperti Dinas Sosial, Pertanian dan Ketahanan Pangan, untuk membantu mengatasi gagal panen kali ini. [Ferry]
 

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT