Warga Bengkalis Petani Karet Diterkam Harimau

Kamis, 04 Juni 2020 - 13:24:39 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Salah seorang petani karet, Supian (50 th) warga RT. 02 RW. 01 Dusun Murni, Desa Sepahat, Bengkalis, Riau, selamat dari amukan harimau kelaparan, sekira jam 7 pagi, Kamis (4/6/20).

Tak ayal kejadian ini mekejutkan warga sekitar Bengkalis, pasalnya selama ini kejadian serupa tidak pernah terdengar.

Supian (50th) diterkam saat sedang memotong karet pagi itu dikebunya. Akibat terkaman ini, korban mengalami luka pada bagian lutut kiri dan kanan serta kedua kaki juga paha.

Korban yang mendapat pertolongan warga, langsung dibawa ke Puskesmas Tenggayun Kecamatan Bukit Batu Bengkalis.

Beruntung korban tidak jadi makanan sibelang karena saat kejadiannya korban sempat melawan, setelah terlepas dari amukan harimau, korban sempat memanjat pohon karet. Ternyata harimau terus mengejar dan sempat menerkam di bagian kaki.

Menurut Supian, harimau itu melepas kakinya setelah dia nyebut kalimat Allah. Usai mengucapkan "Alhuakbar" harimau melepaskan terkaman dikakinya tersebut.

"Allahuakbar, saya mencari makan toook, jangan makan saya took," demikian ucap Supian memanggil sang harimau saat kejadian.

Kepala Bidang KSDA Wilayah II, Heru Sutmantoro, dikonfirmasi terkait petani karet diterkam harimau di Bengkalis, Riau, mengaku saat ini tim sedang dalam perjalanan ke Bengkalis.

"Tim kita sedang di jalan, nanti kita pastikan dulu apakah korban diterkam harimau atau binatang buas lainnya, nanti akan kita kabari ya," jelas beliau melalui telphon, Kamis (4/6/20).

Heru menyebutkan, berdasarkan laporan warga, memang ada salah seorang petani karet, Supian (50) warga RT. 02 RW. 01 Dusun Murni, Desa Sepahat, Bengkalis, Riau, dilaporkan diterkam hewan buas.

"Setelah kita lihat tapak dilokasi dan luka bekas terkaman nanti akan kita pastikan hewan pelakunya, namun yang jelas laporan petani itu dia mengaku diterkam harimau, pokoknya nanti kita rilis resmi ya setelah tim menyimpulkan," pungkasnya singkat. [ajo]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT