Kominfo Diminta Blokir 218 Akun Medsos

Senin, 04 Mei 2020 - 23:00:49 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Polda Metro Jaya meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memblokir 218 akun media sosial (medsos). Akun tersebut terbukti menyebarkan berita bohong dan ujaran kebencian.

"Rinciannya 179 akun Instagram, 27 akun Facebook, 10 akun Twitter, dan 2 akun WhatsApp," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 4 Mei 2020.

Yusri mengatakan pemblokiran akun merupakan kewenangan Kemkominfo. Dia berharap Kemkominfo segera memblokir akun tersebut agar tidak meresahkan masyarakat.
"Tugas polisi menjaga dan patroli dunia maya terhadap akun–akun yang menuliskan hate speech, kita berupaya untuk blokir dulu sambil berjalan kita menyelidiki," tutur dia.

Kepolisian tengah menyelidiki 443 kasus dugaan berita bohong (hoaks) terkait virus korona (covid–19). Penanganan kasus ini tersebar di beberapa wilayah hukum.

Polda Metro Jaya menangani sebanyak 166 kasus hoaks covid–19, Polres Metro Jakarta Selatan 51 kasus, Polres Metro Jakarta Barat 36 kasus, Polres Metro Jakarta Utara 23 kasus, Polres Metro Jakarta Timur satu kasus, Polres Metro Jakarta Pusat 36 kasus, dan Polres Metro Depok 25 kasus.

Polres Metro Bekasi Kota menyelidiki 11 kasus hoaks covid–19, Polres Metro Bekasi 44 kasus, Polresta Bandara Soetta satu kasus, Polresta Tangerang Kota 17 kasus, Polres Tangsel delapan kasus, Polres Kepulauan Seribu lima kasus, dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok 19 kasus.

Ratusan kasus itu menyebarkan hoaks terkait korona, melakukan ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo, dan pejabat negara lainnya. Motifnya, iseng dan ingin menimbulkan keresahan di masyarakat. [sjah]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT